PT Geo Dipa Energi Sosialisasikan Eksplorasi Energi Panas Bumi di Halmahera Barat
Geo Dipa Energi gelar sosialisasi soal eksplorasi energi panas bumi di Halmahera Barat. Kegiatan ini dimaksdukan , untuk memberikan pemahaman lebih.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE. COM. TIDORE- Geo Dipa Energi gelar sosialisasi soal eksplorasi energi panas bumi di Halmahera Barat.
Kegiatan ini dimaksdukan , untuk memberikan pemahaman lebih baik dan komprehensip kepada masyarakat.
Terlebih kepada masyarakat berada di lokasi potensial panas bumi.
Pesertanya, dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan di 7 desa.
Antara lain, Desa Saria, Desa Bobo, Bobo Jiko, Pateng, Payo, Idamdehe dan Idamdehe Gamsungi Kecamatan Jailolo.
Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad, langsung membuka sosialisasi ini.
Perwakilan PT Geo Dipa Energi dalam kegiatan itu menjelaskan asal mula pemanfaatan panas bumi atau Geothermal di Negara-negara lain di dunia, yang sudah berlangsung puluhan tahun dan masih terus eksis hingga sekarang.
Geothermal merupakan energy bersih yang ramah lingkungan.
Karena itu, akan menjadi energy alternatif dibutuhkan semua negara termasuk Indonesia untuk kebutuhan sumber energy listrik di masa akan datang.
Ada beberapa lokasi panas bumi di Indonesia yang telah diekploitasi oleh PT. Geo Dipa Energi.
Diantaranya, di Gunung Dieng Jawa Tengah dan Gunung Patuha Jawa Barat.
“Nah tahapan eksplorasi sedang berlangsung di lokasi Panas Bumi Jailolo. Dan akan dilanjutkan dengan survey langsung ke masyarakat dan forum diskusi di Desa,”ucapnya, Jumat (4/11/2021).
Sebab, menurut dia, nantinya semua hasil eksplorasi dan hasil survey akan dibawa ke Pusat dan menjadi bahan masukan serta pertimbangan Pemerintah Pusat ke tahap selanjutnya.
“ Apapun namanya pasti mempunyai dampak terhadap lingkungan dan masyarakat. Tetapi, dampak dari aktifitas pemanfaatan energy panas bumi dampaknya sangat kecil,”katanya.
“Dampak sosial masyarkat akan dikaji dan ditangani sebaik-baiknya. Kajian lingkungan dan sosial pada proyek ini menggunakan ESIA (Environmental and Social Impact Assessment) serta UKL-UPL dan AMDAL,”tambahnya.
Masyarakat yang hadir dalam sosialisasi tersebut memberikan apresiasi dan dari pihak PT Geo Dipa Energi.
“Kami sangat puas dan berterima kasih atas semua penjelasan yang diberikan,”ungkap perwakilan tokoh masyarakat Desa Idamdehe yang juga mengaku aktifis LSM, atas nama Rein.
Harapan besar menurut dia, agar panas bumi nantinya memberi manfaat yang banyak bagi masyarakat.(*)
Sekadar diketahui, kegiatan sosialisasi ini difasilitasi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Halmahera Bara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/4112022_geodipa.jpg)