Kata Kapolres Tidore, Kebakaran Ruko di Sofifi Maluku Utara, Kerugiannya Ditaksir Rp 15 Miliar
Kerugian pasca kebakaran ruko di Sofifi Maluku Utara ditaksir capai miliaran rupiah oleh Polres Tidore.
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Kapolres Tidore AKBP, Setyo Agus Hermawan, ungkap hasil penyelidikan kebakaran pada Jumat (4/11/2022) lalu.
Kebakaran hebat di kawasan Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Sofifi, Tidore Kepulauan menghanguskan kurang lebih 16 bangunan ruko.
Menurut Kapolres Tidore, berdasarkan hasil penyelidikan sementara dari pengakuan saksi, sumber api berasal dari dapur salah satu ruko tempat jual pakaian.
"Saat ini sejumlah saksi-saksi seperti pemilik dan penyewa bangunan, sudah kita mintai keterangan, "ucapnya, Selasa (8/11/2022).
Baca juga: Kompolnas RI Soroti Casis Bintara Polri, yang Digugurkan Polda Maluku Utara
Selain pemilik dan penyewa, penyidik juga mintai keterangan pada orang yang pertama kali melihat kebakaran itu.
Dari hasil keterangan sementara, memang titik awal api berasal dari dapur salah ruko.
Meski begitu, pihaknya akan mendatangkan tim labfor untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran, apakah dari korsleting atau dari kompor.
"Kemungkinan sih dari dapur tapi nanti kita pastikan lagi lewat hasil uji labfor, "katanya.
Dari insiden nahas itu, Polres Tidore mencatat kerugian, yang diperkirakan kurang lebih Rp 15 miliar.
Beruntung ada barang-barang berharga di dalam bangunan, cepat diselamatkan sehingga kerugian tidak bertambah.
"Seperti di toko emas, itu masih sempat dikeluarkan semua (emasnya), "ungkapnya.
Dia juga mengaku, setiap bangunan berlantai 2 itu kerugiannya sekitar Rp 900 juta. Kalau dikali 16 bangunan, artinya sekitar Rp 15 miliar.
Sekadar diketahui kebakaran yang terjadi sekira pukul 10.40 WIT itu, menghanguskan sejumlah toko.
Baca juga: Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Sail Tidore 2022, Danrem: Pengamanan Kami Sudah Siap
Tidak adanya mobil pemadam kebakaran di wilayah setempat membuat api, dengan leluasa menghanguskan bangunan.
Beruntung personel Dit Samapta dan siswa SPN Polri Polda Maluku Utara, dikerahkan untuk membantu.
Memadamkan api bersama masyarakat setempat, dengan peralatan seadanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/kapolres-tidore.jpg)