Jumat, 8 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dugaan Pemerasan, Kapolsek Wasile Selatan dan Kanit Reskrim Halmahera Timur Dilaporkan ke Polisi

Kapolsek Wasile Selatan dan Kanit Reskrim Halmahera Timur Dilaporkan ke Polisi, karena diduga melakukan pemerasan kepada warga.

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Randi Basri
HUKUM: Djasman Abubakar seorang warga di Desa Tomares, Wasile Selatan, Halmahera Timur, melaporkan dua anggota Polisi, Selasa (8/11/2022). 

Menanggapi permintaan SI, korban lalu mengatakan tidak sanggup membayar dan hanya sanggup membayar Rp 5 juta.

Pada 7 September 2022, SI kembali menghubungi korban lewat pesan Whatsapp.

Namun korban tidak menggubris dan kecewa, korban lalu membalas pesan whatsapp SI dengan mengatakan.

“Saya sedang sibuk mencari uang yang diminta jika sudah ketemu, maka korban ke Polsek untuk menebus kesalahannya”.

Selang beberapa hari kemudian tepatnya pada 15 November 2022. Lorban menghubungi SI dan menyampaikan kesanggupannya hanya Rp 5 juta.

Namun dengan permintaan itu, tidak diindahkan dan SI hanya mematok kisaran di angka Rp 10 juta dengan alasan sesuai perintah dari Kapolsek.

Pada 21 September 2022 korban lalu kembali menghubungi SI untuk meminta keringanan karena tidak sanggup. Namun permintaan itu tetap saja dianggap keberatan oleh SI.

"Bripksa SI lalu mengatakan jika terlalu lama membayar, maka kasusnya akan diproses."

"Karena merasa menemui jalan buntuh, korban terpaksa menjual sebidang tanahnya Untuk melakukan pembayaran."

"Pembayaran pun dilakukan melalui cash dengan, membuat surat pernyataan dari korban, "bebernya.

Usai melakukan pembayaran, kata Djasman, korban hanya menerima mobil pickupnya.

Sementara 40 jerigen berisi minyak tanah, dan 3 buah jerigen kosong.

Disertai alat ukur dan corong beserta uang Rp 50 ribu, diduga tidak dikembalikan.

Setelah dirinya mengetahui apa yang dialami korban, ia lalu menelepon 2 oknum Polisi tersebut dan mengatakan, akan membuat laporan ke Bid Propam dan Kompolnas.

"Setelah mereka tahu kalau saya mau buat laporan mereka malah menghubungi korban dan mengatakan agar segera datang ke polsek untuk pemeriksaan lanjutan," katanya.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved