Bantu Tangkap Tahanan Kabur, 5 Kades dan 2 Warga Kepulauan Sula Dapat Penghargaan
Karena bantu menangkap tahanan kabur, 5 Kades dan 2 warga dapat penghargaan dari Polrea Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Cahyo Widyatmoko.
Memberikan penghargaan kepada lima Kades dan dua warga, Kepulauan Sula.
Karena berhasil menangkap empat tahanan, yang kabur dari rumah tahanan (Rutan) di Kepulauan Sula.
"Terimakasih, karena mereka secara inisiatif, mau membantu kami mencari mereka (tahanan), dan Alhamdullah terkamkap semua, katanya, Selasa (22/11/2022).
Baca juga: Pemdes Dokulamo,Halmahera Utara Salurkan BLT, Kades: Dimanfaatkan Untuk Biaya Sekolah
Mereka adalah warga Desa Waigoi, Desa Fatiba, Desa Waiboga, Desa Wailau, Desa Wa Ipa dan Desa Waihama.
Semua Desa itu dikomandokan para Kepala Desa, yang ikut membantu proses pencarian.
"Tentu partisipasi warga seperti ini sangat membantu, dan mempermudah tugas-tugas kamk, sehingga tahanan kabur berhasil ditangkap, "ucapnya.
Dia juga menyebut, selain lima orang Kepala Desa yang diberikan penghargaan ada juga dua warga lainnya, juga dapat penghargaan.
“Lima kepala desa dan dua orang warga atas nama Morat dan Hamdi Umasugi.
"Yang memberi informasi kepada pihak kepolisian, juga kita berikan penghargaan, "jelasnya.
Mewakili kepolisian khususnya Polres Kepulauan Sula, memberikan apresiasi kepada warga.
Karena ikut membantu melakukan penyisiran, terhadap tahanan yang kabur dari Rutan di Polres Kepulauan Sula.
"Wujud apresiasi itu, kami memberikan penghargaan kepada lima orang kepala desa."
"Yang menggerakkan warganya, serta kedua masyarakat yang memberikan informasi tersebut, "ungkapnya.
Baca juga: Dapat Apresiasi, Babinsa Diminta Tetap Siaga Lakukan Pengamanan, Pasca Pilkades Halmahera Selatan
Masing-masing tahanan yang kabur diamankan di lokasi berbeda. Di hari kedua, pihaknya mengamankan 2 orang yakni Foler dan Ino, di Desa Fatiba.
Sedangkan di hari ketiga, warga menangkap Naina, di Desa Waiman, Kecamatan Sulabesi Tengah.
"Dan di hari ke 17, barulah kami meringkus Gebrial Ode di Desa Waihama, Kecamatan Sanana, "tandasnya. (*)