Piala Dunia Qatar 2022
Tak Ada Sadio Mane, Ini Pemain Terbaik Senegal Melawan Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Sebuah pertanyaan yang muncul setelah absennya Sadio Mane, siapa pemain terbaik Senegal dalam melawan Inggris akhir pekan ini?
TRIBUNTERNATE.COM - Tim nasional Senegal bakal berhadapan dengan Inggris dalam babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Minggu (4/12/2022) malam waktu setempat atau Senin (5/12/2022) pukul 02.00 WIB.
Senegal sendiri disebut-sebut sebagai dark horse alias kuda hitam di ajang Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar ini.
Namun, tim asuhan Aliou Cisse itu saat ini harus kehilangan salah satu pemain kuncinya, Sadio Mane.
Sadio Mane mengalami cedera dalam laga terakhirnya bersama Bayern Munich di Bundesliga 2022-2023 awal November lalu.
Ia pun diharuskan menjalani operasi di Innsbruck, Austria untuk menyambungkan kembali tendon ke kepala fibula kanannya.
Oleh karenanya, Sadio Mane harus menjalani masa rehabilitasi dan pemulihan agar bisa fit 100 persen untuk kembali berlaga.
Meski belum ada indikasi pasti dari Bayern Munich, cedera seperti yang dialami Sadio Mane dapat memakan waktu hingga 3 bulan untuk sembuh.
Terlepas dari absennya Sadio Mane, Lions of Teranga telah berhasil membuktikan diri dengan keberhasilannya lolos ke babak sistem gugur Piala Dunia 2022.
Lantas pertanyaan yang muncul, siapa pemain terbaik Senegal dalam melawan Inggris akhir pekan ini?
Baca juga: Gelandang Inggris Jordan Henderson: Cedera Sadio Mane adalah Pukulan Telak bagi Senegal
Baca juga: Pelatih Inggris Gareth Southgate: Tak Diperkuat Sadio Mane, Senegal Tetaplah Lawan yang Berbahaya
Baca juga: Boulaye Dia, Striker Senegal yang Disamakan dengan Sadio Mane, Diincar oleh 4 Klub Inggris
Adalah Kalidou Koulibaly yang disebut-sebut bakal membuat The Three Lions kelelahan berkat kemampuannya lini belakang Senegal dan menjaga mereka tetap kompak selama 90 menit.
Dalam laga kontra Ekuador yang berakhir dengan kemenangan 2-1 Senegal pada Selasa (29/11/2022), Kalidou Koulibaly terlihat memusatkan konsentrasinya sepanjang permainan.
Ia bahkan melakukan tendangan voli yang ciamik dengan bola sundulan.
Bek Chelsea itu menjadi pemimpin untuk Senegal seperti Virgil Van Dijk menjadi kapten bagi Belanda.
Kalidou Koulibaly dinilai bisa membawa intensitas sehingga Senegal sulit ditaklukkan, dan membuat beberapa tekel krusial tahun ini yang membantu Lions of Teranga memenangkan Piala Afrika 2021 dan lolos ke Piala Dunia 2022.
Ia sempat menyiratkan bahwa Senegal tetap baik-baik saja meski tanpa Sadio Mane.
"Dua pertiga dunia mungkin mengira kami tidak akan lolos setelah cedera Sadio, tapi kami adalah keluarga, tim yang 'diminyaki' dengan baik," katanya, setelah Senegal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
“Kami punya mimpi untuk melampaui perempat final. Kami tetap percaya, kami ingin menceritakan kisah sepak bola Senegal," lanjutnya.
"Pertandingan berikutnya akan sulit, setiap pertandingan pasti begitu. Tapi tim yang bermain melawan kami akan sedikit takut. Mereka bisa melihat kami punya banyak bakat - bahwa kami bisa melakukan hal-hal bagus," tegasnya.
Baca juga: Ajang Pembuktian, Kalidou Koulibaly: Tanpa Sadio Mane, Dua per Tiga Dunia Mengira Senegal akan Gagal
Baca juga: Senegal Kalahkan Ekuador 2-1, Aliou Cisse: Saya Dedikasikan Kemenangan Ini untuk Sadio Mane
Baca juga: Sadio Mane dan Lucas Hernandez Cedera, Bagaimana Line-up Pemain Bayern Munich di Bundesliga?
Kalidou Koulibaly merujuk ke babak perempat final karena itulah level tertinggi Senegal saat mereka tak tersingkir dari babak penyisihan grup.
Itu terjadi di Piala Dunia 2002 ketika kekalahan 1-0 dari Turki di perpanjangan waktu membuat Senegal tak mendapat tempat di semifinal.
Selain Kalidou Koulibaly, Idrissa Gueye sejatinya juga bisa menjadi ancaman lain bagi Inggris.
Akan tetapi, gelandang tersebut tidak akan bisa bermain di Al Bayt Stadium karena kena skorsing satu pertandingan.
Idrissa Gueye mendapat kartu kuning saat Senegal kalah 2-0 dari Belanda dan dalam kemenangan 2-1 melawan Ekuador.
Pemain yang mendapat dua kartu kuning dalam pertandingan terpisah sebelum akhir perempat final diskors untuk satu pertandingan.
Skorsing kartu baru akan dicabut atau diputihkan menjelang akhir babak delapan besar menuju semifinal.
Kemudian, ada Edouard Mendy yang sebenarnya merupakan andalan dalam menjaga gawang Senegal.
Namun, Edouard Mendy sedang tak berada dalam performa terbaik karena tak mampu melindungi Senegal dari kebobolan beberapa gol.
Sementara, di lini serang juga ada Ismaila Sarr, pemain yang harus diwaspadai oleh Inggris.
Sumber: EuroSport
(TribunTernate.com/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/mane-timnas-senegal.jpg)