Kasus HIV di Kota Tidore Meningkat, 2 orang Meninggal Dunia
Jumlah Kasus pengidap Human Immunodeficiency Virus ( HIV) di Kota Tidore Kepulauan meningkat.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE- Jumlah Kasus pengidap Human Immunodeficiency Virus ( HIV) di Kota Tidore Kepulauan meningkat.
Hal itu disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Abdul Majid Dano M Nur, saat diwawancarai TribunTernate.com,Jumat (30/12/2022).
Abdul Majid, menjelaskan, selama tahun 2022 jumlah kasus HIV di Tidore periode Januari hingga Desember terdapat 13 Kasus.
Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebanyak sembilan kasus.
Dari jumlah itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia.
"Dibanding tahun 2021, Januari hingga Desember ini sebanyak 13 Kasus, dan dua orang yang meninggal," jelas Abdul Majid.
Baca juga: Polres Tidore Adakan Jumat Curhat untuk Dengar Cerita Tahanan
Baca juga: Ada 10 Kawasan Rawan Narkoba di Tidore, Kelurahan Indonesiana Masuk Kategori Waspada
Data dari Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, dari lima tahun terakhir jumlah pengidap HIV di Kota Tidore mengalami peningkatan yang cukup tinggi.
Antara lain, tahun 2018 1 Kasus, 2019, 6 Kasus, 2020- 8 kasus, 2021,
9 Kasus, dan 2022, 13 Kasus.
Meningkatnya kasus HIV di Kota Tidore, Dinkes kota Tidore lebih mempertingkatkan pelayanan dan pemeriksaan terhadap masyarakat dilakukan di tingkat puskesmas.
Hal tersebut telah disampaikan ke kementerian kesehatan Republik Indonesia, sebab di Kota Tidore hingga saat ini, untuk pelayanan pemeriksaan HIV hanya dilakukan di Rumah Sakit.
"Secara program kami berkoordinasi dengan Kemenkes, agar pelayanan dan pemeriksaan terhadap masyarakat untuk HIV ini bisa dilakukan di tingkat Puskesmas," ujarnya.
"Namun harus ada prasyaratnya, seperti ketersediaan SDM dan sudah terlatih, serta fasilitas puskesmas yang terstandar dan memenuhi syarat," lanjutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/30122022_majiddano4.jpg)