Kamis, 11 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Terima Laporan Camat Peras Kades, Bupati Halmahera Selatan: Secepatnya Saya Periksa

Bupati Halmahera Selatan akan turun tangan memeriksa kasus oknum Camat yang melakukan pemerasan terhadap Kades.

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
STATEMAN: Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik ketika sambutan di acara pelantikan 98 Kades tahap I periode 2023-2029, Senin (9/1/2023). Di mana pada kesempatan itu ia mengaku terima laporan, terkait oknum Camat melakukan pemerasan kepada Kades. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik mengaku terima laporan.

Terkait adanya oknum Camat di Halmahera Selatan, yang melakukan pemerasan terhadap Kades.

Hal tersebut disampaikan Bupati Halmahera Selatan, pada sambutan di acara pelantikan Kades, Senin (9/1/2023).

"Ini ada Camat yang peras-peras Kades, dan Camat yang memberikan informasi, saya sudah dapat informasi."

Baca juga: Lantik 98 Kepala Desa Terpilih, Bupati Halmahera Selatan Ingatkan Masalah Penyaluran BLT

"Dan dalam waktu dekat, saya meminta diperiksa dan ditindak. Ada Camat yang kita sudah berikan kewenangan."

"Tapi masih saja telepon Kades minta ini, peras pengusaha dan macam-macam, "katanya.

Meski begitu, ia tidak menyebut langsung wilayah tugas Camat tersebut di Halmahera Selatan.

Namun dia mengatakan, ulah oknum Camat itu, ia terima langsung dari Kapolsek dan Danramil setempat.

"Saya dilaporin, ada Kapolsek dan Danramil disampaikan ke saya, ini luar biasa."

"Ada Camat yang main-main. Saya sudah perintahkan tim di Pemerintah Daerah lakukan pemeriksaan, "tukasnya.

Bupati juga meminta kepada para Camat, untuk melakuan pengawasan penuh, kepada Kades di setiap wilayah tugasnya.

"Jangan nanti tiba saat kita dengar, nanti Bupati sendiri yang turun. Sebenarnya para Camat ada di mana?, "ucapnya.

Menurutnya, pelimpahan sebagian kewenangan kepada para Camat, juga berjalan belum baik.

Akibatnya, sering terjadi masalah di setiap desa. Seperti, ada Kades bawa uang DD dan Kades tidak berada di desa.

"Bahkan kemarin ada dua Kades, yang daya copot. Karena menurut warga, banyak yang tidak dapat BLT, "ungkapnya.

Baca juga: Warga Desa Wayaloar Berunjuk Rasa, Minta Bupati Halmahera Selatan Tak Lantik Zet Daeng Sebagai Kades

Oleh karena itu, jika dikemudian hari ada Kades yang menyalahgunakan DD maupun BLT.

Maka sebagai Kepala Daerah, didinyalah yang membawa Kades tersebut, untuk diproses hukum.

"Saya kawal langsung, saya tidak main-main. Kenapa? Hampir setiap desa sangat jauh tertinggal, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved