Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Jerman

Thomas Muller Tak Jadi Pensiun dari Timnas Jerman: Saya Terlalu Emosional setelah Piala Dunia 2022

Thomas Muller menyatakan dirinya masih bersedia dipanggil kembali membela Jerman untuk pertandingan atau turnamen internasional yang akan datang.

Instagram/esmuellert
Penyerang andalan timnas Jerman dari klub Bayern Munich, Thomas Muller 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemain depan Bayern Munich, Thomas Muller, menegaskan dirinya belum akan pensiun dari karir internasional bersama tim nasional Jerman.

Sebelumnya, ia sempat mengindikasikan akan gantung sepatu setelah Jerman tersingkir dari babak fase grup Piala Dunia untuk yang kedua kalinya berturut-turut.

Bahkan, saat itu ia menyebut Piala Dunia 2022 adalah bencana mutlak.

Kini, Thomas Muller menyatakan dirinya masih bersedia dipanggil kembali membela Jerman untuk pertandingan atau turnamen internasional yang akan datang.

"Selama saya masih menjadi profesional, saya akan selalu tersedia untuk tim nasional," kata Thomas Muller dalam konferensi pers Senin (9/1/2023) di Doha, Qatar.

Pemain sepak bola berusia 33 tahun itu telah mencetak 44 gol dalam 121 penampilan untuk Jerman.

Selain itu, Thomas Muller punya peran kunci dalam kemenangan Jerman di Piala Dunia 2014.

Baca juga: Manuel Neuer hingga Lucas Hernandez Cedera, Oliver Kahn Optimis Bayern Munich Tetap Raih Juara

Baca juga: Soal Yann Sommer, Pelatih Bayern Munich Sebut Borussia Monchengladbach Pasang Poker Face

Salah satu punggawa tim nasional Jerman, Thomas Muller, dalam pertandingan melawan Kosta Rika, matchday 3 babak fase Grup E Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Qatar, Kamis (1/12/2022) malam waktu setempat.
Salah satu punggawa tim nasional Jerman, Thomas Muller, dalam pertandingan melawan Kosta Rika, matchday 3 babak fase Grup E Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Qatar, Kamis (1/12/2022) malam waktu setempat. (dfb.de)

Striker Bayern Munich itu mengaku bahwa kode akan pensiun dari karir internasionalnya pada bulan Desember lalu tercetus karena ia merasa emosional.

Ia kecewa berat setelah Jerman terdepak dari babak fase grup Piala Dunia 2022 meski mengalahkan Kosta Rika 4-2 di pertandingan terakhir mereka.

Namun, ia menarik kembali kata-katanya.

"Saya sangat emosional setelah pertandingan, itu adalah momen yang menyedihkan. Saya selalu memikirkannya dan bertukar pikiran dengan Hansi Flick," lanjutnya.

Baca juga: Noussair Mazraoui Idap Perikarditis, Julian Nagelsmann: Puji Tuhan, Tak Sedramatis Alphonso Davies

Baca juga: Julian Nagelsmann Beri Waktu Sendiri bagi Pemain Bayern Munich Pasca-Pahitnya Piala Dunia 2022

Baca juga: Thomas Muller: Jika Piala Dunia 2022 adalah Laga Terakhir Saya untuk Jerman, Saya Tetap Bahagia

Kemudian, Thomas Muller menyerahkan segala keputusan apakah dirinya akan dipanggil untuk timnas Jerman kepada pelatih.

“Terserah pelatih untuk memutuskan kapan, jika dan bagaimana. Tujuannya adalah kembali meraih keberhasilan. Hansi punya banyak pilihan dalam lini serangnya," kata pemain kelahiran Weilheim in Oberbayern, Jerman 13 September 1989 itu.

Ia merasa tak ada beban, tetapi memastikan dirinya siap jika sewaktu-waktu Hansi Flick memanggilnya untuk tugas internasional.

"Saya sangat santai, tapi pasti akan ada saat pelatih membutuhkan saya," pungkasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved