Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Diberi Target yang Sama, Diskoperindag Halmahera Selatan Janji Lampaui Target PAD 2023

Diberi Target yang Sama, Diskoperindag Halmahera Selatan Janji Lampaui Target PAD 2023

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Kepala Diskoperindag Halmahera Selatan, Muhammad Mustafa, Minggu (15/1/2023 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kepala Dinas Koperasi Industri UMKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Halmahera Selatan, Muhammad Mustafa, mengaku optimis, atas penarikan retribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada tahun ini akan melampaui target yang sudah ditetapkan.

“ Dengan memaksimalkan  semua pasar. Maka saya optimis, Disperindag akan lampaui target di tahun 2023,“janinya, Minggu (15/1/2023).

Dia mengaku, instansi yang dipimpinnya, saat  ini masih diberikan target yang sama seperti tahun sebelumnya untuk melakukan penarikan retribusi.

“Karena tahun 2022 kemarin kita belum capai target sebesar Rp 630 juta, makanya di tahun ini kita diberi target yang sama. Tapi saya yakin kita bisa lampaui itu,”

“Karena pada tahun ini juga, UMKM milenial akan diaktifkan. Kita juga akan sentuh potensi-potensi yang belum digarap, “ujarnya.

Muhammad Mustafa menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan skema-skema yang akan digunakan dalam penarikan retribusi di setiap pasar di Halmahera Selatan.

Seperti pasar Jikotamo di Pulau Obi, pasar Saketa di Gane Barat, pasar Buanaseki di Bacan, pasar Busua dan pasar Guruapin di Kayoa.

“Pasar-pasar itu di 2021 belum tergarap. 2022 saya masuk baru kita garap, itu pun baru dua pasar. Sehingga tahun ini akan kita maksimalkan lagi, “jelasnya.

Baca juga: Ungkit Sengketa Pilkades Halmahera Selatan, Sekretaris PAN Buka Rekam Jejak Ketua Demokrat

Ditambahkannya, untuk tahun 2022 lalu, Diskoperindag Halmahera Selatan hanya menyumbang PAD sebanyak Rp 430 juta lebih dari target Rp 630 juta.

Namun, lanjut dia, jika dibandingkan dengan tahun 2021, jumlah PAD yang diperoleh Diskoperindag Halmahera Selatan naik cukup signifikan, karena tahun 2021 hanya tercapai Rp 215 juta dari target Rp 630 juta.

“Memang Perindag belum capai target. Tapi presentase realialisasi dibandingkan dengan tahun 2021, 2022 naik 50 persen, “tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved