Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Trik Wowon untuk Memperdaya Korban Disebut Polisi Tak Masuk Logika: Tapi Dia Menguasai

Polisi menyebut, trik-trik yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki untuk memperdaya korbannya tidaklah masuk logika.

Editor: Ifa Nabila
Tribunnews.com
Wowon Erawan pelaku pembunuhan berantai. Polisi menyebut, trik-trik yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki untuk memperdaya korbannya tidaklah masuk logika. 

TRIBUNTERNATE.COM - Polisi menyebut, trik-trik yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki untuk memperdaya korbannya tidaklah masuk logika.

Namun, kenyataannya, korban Wowon sudah banyak dari yang kehilangan nyawa hingga kehilangan uang ratusan juta rupiah.

Korban terakhir yang tengah menjadi sorotan adalah para TKW.

Baca juga: 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, Setor Gaji Bulanan agar Digandakan, Rugi sampai Rp 288 Juta

Diketahui, Wowon melakukan penggandaan nominal uang yang dia masukkan ke dalam amplop agar korbannya yang merupakan tenaga kerja wanita (TKW) percaya dan mau memberikan uangnya.

"Tentu ini trik-trik ya, memang tidak masuk logika. Tetapi itu yang dia (Wowon) kuasai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Kamis (26/1/2023).

Trunoyudo menyebut Wowon melakukan cara-cara yang tidak masuk logika itu dengan tujuan bisa menguras harta korban.

Apalagi, dia selalu berdalih cara-cara penggandaan kekayaan itu melalui cara supranatural.

Selain menggandakan uang, Wowon juga diketahui memamerkan rumah hingga mobil kepada para korbannya, padahal semua itu bukan miliknya.

"Intinya, memang penipuan ini memberikan janji-janji, meyakinkan korbannya dengan mengemas kemampuan supranatural ini untuk menunjukkan motif ekonomi, untuk menguasai harta korban atau melalukan penipuan," tuturnya.


11 TKW Jadi Korban Penipuan Wowon Cs

Polisi menyebut korban penipuan dengan modus penggandaan kekayaan oleh tersangka pembunuhan berantai alias serial killer Wowon Erawan alias Aki cs berjumlah 11 orang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan belasan orang tersebut semuanya merupakan tenaga kerja wanita (TKW).

"Ternyata hasil pemeriksaan kami, sementara ada 11 orang TKW yang menjadi korban penipuan," kata Hengki dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Belasan orang itu, kata Hengki, termakan janji-janji dari tersangka Wowon yang mengaku bisa menggandakan kekayaan dengan cara supranatural sehingga mengirimkan sejumlah uangnya.

Uang tersebut dikirimkan ke tersangka M Dede Solehudin untuk nantinya digunakan para tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved