Skandal Juventus
Skandal Juventus, Bayern Munich Kena Imbas: Matthijs de Ligt Terancam Kena Larangan Tanding 30 Hari
Skandal keuangan Juventus diperkirakan dapat berimbas pada pemain belakang Bayern Munich, Matthijs de Ligt.
TRIBUNTERNATE.COM - Skandal keuangan Juventus diperkirakan dapat berimbas pada pemain belakang Bayern Munich, Matthijs de Ligt.
Jurnalis Italia, Paolo Ziliani melaporkan, Matthijs de Ligt, masuk daftar panjang pemain dan mantan pemain Juventus yang terancam dijatuhi larangan tanding selama 30 hari.
Matthijs de Ligt bersama sejumlah pemain dan mantan pemain Juventus lainnya terjerat skandal pembayaran gaji tersembunyi yang dilakukan pada 2020 silam.
Diketahui, klub berjuluk The Old Lady itu terlibat skandal pemalsuan laporan keuangan setelah investigasi yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum Turin, Jaksa Italia, dan UEFA.
Juventus telah dinyatakan bersalah karena memanipulasi keuntungan modal (plusvalenza) dari transfer pemain serta memanipulasi laporan penghematan dari pengurangan gaji fiktif.
Buntut dari skandal ini, Juventus dijatuhi sanksi pengurangan 15 poin di Serie A oleh Pengadilan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Sehingga, Juventus melorot drastis dari peringkat 3 menjadi 10 di klasemen Seria A dengan raupan total 23 poin dari 19 pertandingan yang dilakoni.
Baca juga: Viral Sadio Mane Peluk Bukayo Saka, Warganet: Sekarang Kamu Punya Kekuatan Black Panther
Baca juga: Idap Perikarditis PascaCovid-19, Noussair Mazraoui Bakal Absen dalam Laga Bayern Munich vs PSG
Baca juga: Tuntutan Cristiano Ronaldo pada Mantan Agen: Kasih Saya Chelsea atau Bayern Munich, atau Kita Pisah!

Juventus juga dikenai denda senilai 50 juta euro (Rp814 miliar).
Selain itu, skandal ini berpotensi menyeret sekitar 22 pemain yang membela Juventus selama periode kasus tersebut.
Nama-nama itu meliputi superstar Portugal dan Al Nassr, Cristiano Ronaldo, kiper legendaris Gianluigi Buffon, hingga bek baru Bayern Munich, Matthijs de Ligt.
Jika terbukti bersalah, maka nama-nama itu dapat dijatuhi larangan tanding selama minimal 30 hari.
Larangan ini dapat berlaku pada pemain yang saat ini tak lagi bergabung dengan Juventus.
Adapun Matthijs de Ligt berseragam Juventus selama 3 tahun, yakni dari tahun 2019 hingga 2022, sebelum akhirnya pindah ke Bayern Munich musim panas 2022 lalu.
Baca juga: Toni Tapalovic Dipecat dari Bayern Munich, Hubungan Julian Nagelsmann dan Manuel Neuer Tegang?
Baca juga: Yann Sommer Resmi ke Bayern Munich, Julian Nagelsmann: Kiper Baru Cuma Butuh 15 Menit untuk Adaptasi
Sekilas tentang Kemelut Skandal Keuangan Juventus
Pada 2020 silam saat pandemi Covid-19 melanda, Juventus mengumumkan bahwa para pemain tidak akan mendapat gaji selama empat bulan untuk 'membantu' finansial klub.
Malut United 'Tak Punya' Penyerang Murni Kala Hadapi PSIM Yogyakarta di Kie Raha |
![]() |
---|
Cek di Sini, Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Ternate ke Makassar Sepanjang September 2025 |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Sulaiman Akil, Dilantik Jadi Sekretaris Dinas Kehutanan Maluku Utara |
![]() |
---|
140 ASN Pemprov Maluku Utara Masuk Masa Purna Bhakti, Sherly Laos Beri Pesan Menyentuh |
![]() |
---|
Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.