Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Skandal Juventus

Skandal Juventus, Bayern Munich Kena Imbas: Matthijs de Ligt Terancam Kena Larangan Tanding 30 Hari

Skandal keuangan Juventus diperkirakan dapat berimbas pada pemain belakang Bayern Munich, Matthijs de Ligt.

Instagram/mdeligt
Bek baru yang didatangkan Bayern Munich dari Juventus, Matthijs de Ligt. 

Namun, kesepakatan rahasia dibuat antara dewan dan para pemain Juventus, di mana tiga dari empat bulan gaji akan dibayarkan secara tersembunyi dan terentang dalam jangka waktu yang lebih lama.

Ini dilakukan untuk menyembunyikan kerugian senilai lebih dari 200 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun yang diderita Juventus.

Adapun beberapa bulan lalu, seluruh dewan Juventus mengundurkan diri karena skandal keuangan dan menghadapi tuntutan pidana di Italia.

Sementara itu, kapten tim Juventus, Giorgio Chiellini diduga memberikan perintah kepada rekan-rekan setimnya untuk tidak membagikan detail kesepakatan itu lewat aplikasi percakapan WhatsApp.

Saat investigasi berlangsung, Matthijs de Ligt bersama pemain Juve lainnya, Mattia De Sciglio, menjadi pihak yang menyerahkan screenshot pesan WhatsApp itu kepada jaksa penuntut.

Sekitar 23+17 pemain dalam dua musim terancam larangan tanding setidaknya selama 30 hari, bersama sang mantan pelatih Maurizio Sarri, karena menerima pembayaran yang tak dicantumkan di neraca keuangan.

Larangan tanding ini bahkan dapat berimbas pada pemain yang tidak lagi berada di Juventus.

Juventus juga kemungkinan akan menghadapi sanksi lebih lanjut, termasuk pengurangan poin lebih banyak, degradasi otomatis, dan hilangnya Scudetto 2019-2020.

Sumber: Goal, Bavarian Football Works

(TribunTernate.com/Rizki A.)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved