Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mantan Wali Kota Blitar Jadi Tersangka Perampokan, Sebut Ingin Balas Dendam karena Dizalimi

Simak sejumlah fakta terkait sosok mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur, M Samanhudi Anwar yang baru saja menjadi tersangka perampokan.

Editor: Ifa Nabila
TribunJatim.com/Samsul Hadi
Mantan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar berorasi di depan pendukungnya setelah bebas dari penjara di rumahnya, Jl Kelud, Kota Blitar, 10 Oktober 2022. 

TRIBUNTERNATE.COM - Simak sejumlah fakta terkait sosok mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur, M Samanhudi Anwar yang baru saja menjadi tersangka perampokan.

Samanhudi adalah dalang dari perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, Santoso.

Samanhudi pernah menyebut soal balas dendam karena dirinya dizalimi.

Baca juga: Mantan Wali Kota Blitar Ternyata Tak Dapat Uang dari Hasil Perampokan Rumah Dinas, Apa Perannya?

Berikut lima fakta eks Walkot Blitar Samanhudi, tersangka perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar dihimpun Tribunnews.com, Sabtu (28/1/2023):

1. Profil singkat

Samanhudi dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU) seperti orang tuanya yang pernah menjadi Ketua Tanfidziyah NU.

Samanhudi pun pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Kedungdung, Modung, Bangkalan, melansir Wikipedia.

Terkait jabatan sebagai Wali Kota Blitar, pria kelahiran 8 Oktober 1957 mengemban amanah tersebut sejak 17 Februari 2016.

Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai wali kota Blitar pada periode 2010-2015, juga Ketua DPRD Kota Blitar.

2. Harta kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), terakhir Samanhudi Anwar melaporkan harta kekayaannya pada 15 April 2016 untuk periodik 2015.

Diketahui saat itu Samanhudi Anwar masih menjabat sebagai Wali Kota Blitar Periode 2010-2015.

Samanhudi Anwar memiliki kekayaan saat itu total berjumlah Rp 8 Miliar lebih, tepatnya Rp 8.535.622.536.

Rinciannya sebesar Rp 4,57 miliar (Rp 4.573.000.000) hartanya dalam bentuk harta tidak bergerak atau tanah dan bangunan.

Dirinya memiliki 15 bidang tanah, posisi sebagaian besar berada di Blitar, dan beberapa di Tulungagung.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved