Liga Jerman
Buntut Wawancara Kontroversialnya, Manuel Neuer Terancam Didenda Bayern Munich Rp25,6 Miliar
Dalam wawancaranya, Manuel Neuer meluapkan kekecewaan atas keputusan Bayern yang memberhentikan pelatih kiper sekaligus sahabatnya, Toni Tapalovic.
TRIBUNTERNATE.COM - Buntut wawancara kontroversialnya, kiper Bayern Munich Manuel Neuer dilaporkan terancam dikenai sanksi berupa denda besar dari pihak klub.
Diketahui, Manuel Neuer baru saja melakukan wawancara mengenai kekecewaannya atas keputusan Bayern memberhentikan pelatih kiper sekaligus sahabatnya, Toni Tapalovic.
Belakangan terungkap, wawancara kiper berusia 36 tahun itu dilakukan tanpa seizin klub Bayern Munich.
Menurut media AS, pihak klub dan Manuel Neuer telah menyelesaikan masalah ini.
Namun, Bayern Munich belum menetapkan sanksi kepada Manuel Neuer.
Meski begitu, kemungkinan besar kiper yang akrab disapa Manu itu akan mendapat sanksi berupa denda sebesar 1,4 juta Poundsterling atau sekitar Rp25,6 miliar.
Jumlah denda itu setara dengan gaji sebulan penuh sang penjaga gawang Bayern Munich.
Baca juga: Presiden Bayern Munich Pastikan Manuel Neuer Tak akan Bernasib Sama seperti Cristiano Ronaldo
Baca juga: Manuel Neuer Curhat Pelatih Kiper Kesayangannya Dipecat dari Bayern Munich, Petinggi Klub Bereaksi
Baca juga: Manuel Neuer: Aksi Tutup Mulut Tim Jerman di Piala Dunia 2022 Ditujukan pada FIFA, Bukan Islam
Pembicaraan internal antara petinggi klub dan Manuel Neuer akan kembali dilanjutkan pasca-pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2022-2023 melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang digelar pada Selasa (14/2/2023) mendatang.
Petinggi Bayern Munich saat ini ingin tim bersiap menghadapi pertandingan paling krusial tersebut dalam situasi yang tenang.

Wawancara Kontroversial Manuel Neuer
Wawancara Manuel Neuer dengan The Athletic dan outlet media Jerman, Suddeutsche Zeitung, menjadi luapan kekecewaannya atas keputusan Bayern Munich memberhentikan pelatih kiper, Toni Tapalovic.
Toni Tapalovic kabarnya dipecat karena dituding membocorkan pembicaraan internal di kalangan staf pelatif kepada para pemain.
Adapun Toni Tapalovic, yang telah bekerja di Bayern selama lebih dari satu dekade, tak hanya sekadar pelatih bagi Manuel Neuer, tetapi juga sahabat dekatnya.
Baca juga: Lionel Messi dan Kylian Mbappe Diragukan di Liga Champions, Pelatih Bayern Munich Tetap Bersiaga
Baca juga: Bundesliga Matchday 20: Prediksi Line-up Bayern Munich vs Bochum, Debut Joao Cancelo di Laga Kandang
Baca juga: Sadio Mane Absen di Leg I Liga Champions Kontra PSG, Pelatih Bayern Munich Ungkap Kapan Comeback-nya
Pemecatan Toni Tapalovic sendiri terjadi saat Manuel Neuer dalam masa absen panjang akibat patah kaki karena kecelakaan ski, awal Desember 2022 lalu.
Menurut Manuel Neuer, pemecatan Toni Tapalovic adalah hal paling brutal yang pernah terjadi sepanjang perjalanan karirnya.
"Itu pukulan keras bagi saya," kata Manuel Neuer dalam wawancaranya dengan The Athletic.
"Saya diberitahu oleh pejabat klub. Itu muncul entah dari mana. Bagi Toni juga. Saya tidak mengerti sama sekali. Itu benar-benar membuat saya kecewa."
"Toni selalu menjadi pemain tim bersama kami, semua orang melihatnya seperti itu. Dia tidak hanya bekerja untuk saya selama sebelas setengah tahun, tetapi juga untuk seluruh grup kiper, untuk staf pelatih, dan untuk klub."
"Kami selalu mampu memisahkan aspek pekerjaan dan kehidupan pribadi. Saya mengerti, mungkin kedengarannya seperti saya tidak objektif atau tidak dapat dipercaya, tetapi percayalah, saya benar-benar dapat membedakannya."
"Bagi saya, itu adalah pukulan berat - ketika saya sendiri sudah jatuh ke tanah [absen panjang karena patah kaki]. Saya merasa seperti hati saya dicabik-cabik. Itu adalah hal paling brutal yang pernah saya alami sepanjang karir saya. Dan saya telah mengalami banyak hal."

Direktur Olahraga Bayern Munich Kritisi Wawancara Manuel Neuer
Sebagai tanggapan, Direktur Olahraga Bayern Munich Hasan Salihamidzic menilai, wawancara Manuel Neuer tak bisa menjaga situasi tetap tenang.
"Dari sudut pandang saya, saya tidak akan memberikan wawancara, terutama ketika dia mengatakan bahwa klub berada di latar depan," kata Hasan.
"Itu tidak benar-benar membantu menjaga ketenangan, karena [wawancaranya] memonopoli semua halaman depan media," tambahnya.
Hingga Matchday 19, Bayern Munich masih berada di puncak klasemen Bundesliga dan tengah membidik gelar juara yang ke-11 kalinya berturut-turut.
Namun, persaingan klasemen Bundesliga saat ini sangat ketat.
Bayern Munich hanya memiliki keunggulan satu poin dari Union Berlin yang berada di peringkat kedua, dan dua poin dari Borussia Dortmund yang menempati peringkat ketiga.
Sumber: BILD, AS via The Sun
(TribunTernate.com/Rizki A.)
Prediksi Skor Bayern Munich vs Wolfsburg, Susunan Pemain dan H2H, Angkernya Kandang Skuad Kompany |
![]() |
---|
Prediksi Skor Bayern Munich vs Hoffenheim di Liga Jerman, Laga Balas Dendam Skuad Vincent Kompany |
![]() |
---|
Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs SC Freiburg di Bundesliga, Skuad Xabi Alonso Mulai Membaik |
![]() |
---|
Prediksi Skor Bayern Munich vs RB Leipzig, Simak H2H dan Susunan Pemain: Harry Kane Kembali |
![]() |
---|
Alasan Sebenarnya Michael Olise Pilih ke Bayern Munich ketimbang Chelsea: Mau Buktikan Diri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.