Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Guardiola Kalem Man United, Arsenal, hingga Chelsea Jatuhkan Man City: Wajar Cemburu ke Tim Pemenang

Klub-klub itu di antaranya adalah, Burnley, Wolves, Leicester, Newcastle, Spurs, Arsenal, Manchester United, Luiverpool, dan Chelsea.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@mancity
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Pep Guardiola pernah menanggapi soal sejumlah klub raksasa Liga Inggris lainnya yang berusaha menjatuhkan The Citizens. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sempat menanggapi soal sejumlah klub raksasa Liga Inggris lainnya yang berusaha menjatuhkan The Citizens.

Kini, sejumlah klub itu kembali ingin menjatuhkan Manchester City yang dibebani tuduhan 115 pelanggaran keuangan.

Pep Guardiola mengaku wajar saja jika banyak yang ingin menjatuhkan Manchester City karena skuadnya adalah skuad pemenang.

Baca juga: Man United, Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Harap Man City Dihukum Seberat-beratnya

Baca juga: Guardiola Bisa Isi 6 Lowongan Pekerjaan jika Tinggalkan Man City: Latih PSG hingga Timnas Inggris

Dikutip TribunTernate.com dari bbc.com, Liga Premier menuduh Manchester City tidak kooperatif sejak penyelidikan keuangan dimulai pada Desember 2018 lalu.

Abu Dhabi United Group yang mengambil alih Manchester City sejak 2008 mengaku kaget dengan tuduhan itu.

Tuduhan serupa pernah dilayangkan pada 2020 lalu, di mana ada 19 klub lainnya yang mendorong sanksi untuk Manchester City.

Klub-klub itu di antaranya adalah, Burnley, Wolves, Leicester, Newcastle, Spurs, Arsenal, Manchester United, Luiverpool, dan Chelsea.

Mereka menulis surat kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (Cas) untuk meminta larangan laga Eropa selama dua tahun bagi Manchester City.

Permintaan mereka ditolak dan Manchester City memenangkan banding mereka ke Cas.

Baca juga: Graham Potter Tanggapi Todd Boehly Nge-Like Hujatan untuk Marc Cucurella, Kini Mudryk Ikut-ikutan

Pep Guardiola tidak bisa melupakan momen tersebut.

Meski demikian, ia mengaku tenang dan menganggap sikap para rivalnya itu wajar.

"Tapi apa yang telah dilakukan oleh sembilan klub itu, saya tidak akan melupakannya."

"Mereka menginginkan posisi di Liga Champions untuk jumlah uang yang besar demi membayar stadion yang mereka bangun."

"Mereka boleh curiga, tidak apa-apa, tapi (mereka harus) menunggu."

"Kami bisa berjuang bersama pengacara kami dan bilang 'Dengar, kami sudah melakukan ini dan itu' seperti yang terjadi dengan UEFA. Tapi tunggu, mereka tidak melakukan itu, bahkan tidak sedetik pun," paparnya.

Baca juga: Mykhailo Mudryk Kedapatan Like Meme Kelakuan Cucurella saat Chelsea Vs West Ham: Semua Juga Lihat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved