Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Jerman

Tak Mau Jor-joran seperti Chelsea, Oliver Kahn Jelaskan Mengapa Bayern Munich Irit Belanja Pemain

Terkait betapa iritnya Bayern Munich dalam belanja pemain jika dibanding klub-klub Eropa lain, Oliver Kahn memaparkan alasannya.

Instagram/oliverkahn
Chief Executive Officer (CEO) Bayern Munich, Oliver Kahn 

Menurut mantan kiper berusia 53 tahun itu, Bayern Munich punya filosofi tersendiri tentang belanja pemain.

"Ada filosofi: kami hanya membelanjakan [sesuai dengan] apa yang kami hasilkan. Dan menginvestasikan banyak uang pada satu pemain selalu merupakan risiko besar. Semuanya harus dilakukan dengan bijak," kata Oliver Kahn kepada media Perancis, L'equipe.

Kemudian, ia menegaskan bahwa pemain yang dibeli oleh Bayern Munich harus sesuai dengan perspektif olahraga maupun ekonomi klub.

"Pemain harus cocok dengan skuat kami, baik dari sudut pandang olahraga maupun ekonomi," jelasnya.

Akan tetapi, sejatinya pada musim panas 2022 lalu, Bayern Munich pernah mengincar salah satu pemain top Eropa yang juga terbilang mahal, yakni Erling Haaland.

Sayangnya, transfer striker asal Norwegia itu ke Bayern Munich gagal.

Soal gagalnya menggaet Erling Haaland, Oliver Kahn pun menjelaskan bahwa nilai total transfernya terbilang besar bagi Die Bayern.

Sehingga, pihak klub harus bijak dan menyadari kemampuan finansialnya.

Apalagi sebelumnya Bayern juga telah membeli beberapa pemain sebelum berniat memboyong Erling Haaland.

"Mengenai Haaland, paket keseluruhan (klausul rilis 60 juta Euro, gaji, dan bonus) akan sangat besar. Terkadang ada saatnya ketika kamu berpikir kamu tidak dapat mengikutinya," paparnya.

Oliver Kahn pun menegaskan bahwa jajaran petinggi Bayern Munich tak ingin ambil risiko yang dapat mengguncang stabilitas finansial klub.

"Kami tidak akan melakukan apa pun yang dapat membahayakan stabilitas ekonomi klub. Bayern tidak memiliki utang. Itu adalah filosofi kami dan, dalam jangka panjang, bahkan menjadi keunggulan kompetitif," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa utang bukanlah opsi utama dan jangka panjang bagi Bayern, dan Oliver Kahn yakin dengan kehematannya, Bayern tetap unggul di bidang olahraga.

"Dalam jangka pendek, sebuah klub bisa berutang atau memanggil investor. Pertanyaannya adalah apa yang akan terjadi di masa depan. Dan jika kita menghubungkan kesuksesan olahraga dan sumber daya keuangan dibandingkan dengan klub besar Eropa lainnya, jelas bahwa Bayern selalu unggul," pungkasnya.

Sumber: L'equipe via Twitter/iMiaSanMia

(TribunTernate.com/Rizki A.)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved