Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Matantengin-Kyowor di Halmahera Selatan Hampir Rampung

Pembangunan jembatan penghubung Desa Matanteigin dan Kyowor di Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, hampir rampung

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Pembangunan jembatan penghubung Desa Matanteigin dan Kyowor di Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, hampir rampung 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pembangunan jembatan penghubung Desa Matanteigin dan Kyowor di Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, hampir rampung.

Pekerjaan tanggap darurat bencana alam yang dikerjakan Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Helmahera Selatan ini, sudah berjalan selama 6 bulan pasca jembatan tersebut diterjang banjir akibat hujan deras.

Kepala BPBD Halmahera Selatan, M Ikhwan Iskandar Alam pada Minggu (12/3/2023) turun memantau langsung jalannya pembangunan jembatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut progres pekerjaan jembatan penghubung Desa Matantengin-Kyowor di Pulau Makian, saat ini sudah 80 persen.

"Kemudian pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran bencana Dana Tak Terduga (DTT) dengan estimasi anggaran senilai Rp 11,5 miliar, “ujarnya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Minyak Goreng dan Beras di Halmahera Selatan Naik Signifikan, Berikut Harganya

Baca juga: Selasa 14 Maret 2023, Bupati Halmahera Selatan Bakal Lantik Ratusan Anggota BPD Tetpilih

Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan itu mengaku, pembangunan jembatan ini dikerjakan oleh Group PT Intim Kara.

Dia juga memprediksi, lebih daro satu bulan pekerjaan jembatan tersebut bakalan rampung.

"Jadi lebaran so (sudah) bisa gunakan, namun hanya seleda motor dan mobil yang tidak punya beban besar, “terangnya.

Sementara itu, BPBD juga diperintahkan Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik untuk membangun talud di desa Bobawa, kecamatan Makian Barat.

"Pembangunan talud sungai di Desa Bobawa ini sudah ada perintah juga dari Bupati, karena untuk menyelematkan perumahan warga,”

“Total panjang talud sungai Bobawa ini yakni 450 meter dengan taksiran anggaran senilai Rp 1,7 miliar, “tandas M Ikhwan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved