Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Usman Sidik Kaget Angka Kasus HIV di Halmahera Selatan Tahun Ini Meningkat Capai 32 Kasus

Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, mengaku kaget saat melihat data jumlah kasus HIV/AIDS tahun ini alami peningkatan.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik ketika membuka kegiatan pertemuan lintas sektor Adinkes Maluku Utara, Kamis (16/3/2023). Dia mengaku kaget, atas meningkatnya kasus HIV/AID di Halmahera Selatan tahun ini. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, mengaku kaget saat melihat data jumlah kasus HIV/AIDS tahun ini alami peningkatan.

Di mana, angka kasus tersebut dari tahun 2020 sampai 2023 sebanyak 88 kasus. Bahkan di tahun 2023 sekarang, sebanyak 32 kasus baru.

“Ini saya kaget juga ketika baru dapat data, bahwa di Hmahera Selatan jumlah kasus HIV/AIDS pada tahun 2020-2023 sebanyak 88 kasus,”

“Bahkan di tahun 2023, kurang lebih ada 32 kasus baru, “katanya saat membuka kegiatan pertemuan lintas sektor dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) di Halmahera Selatan, Kamis (16/3/2023). 

Dia mengatakan, meningkatnya kasus HIV/AIDS tersebut, harusnya sejak awal sudah disampaikan Dinas Kesehatan Halmahera Selatan kepadanya untuk diambil langkah-langkah pencegahan yang efektif.

“Ini agar kita memutus mata rantai penyebarannya. Tapi saya kaget di tahun ini adanya perkembangan kasus cukup luar biasa. Ini harus jadi perhatian OPD terkait agar segera ambil langkah-langkah strategis, “katanya.

Baca juga: Hatim Hasibuan Janji Serahkan Separuh Gajinya untuk Warga Jika Terpilih Jadi DPRD Halmahera Selatan

Oleh karena itu, Usman Sidik memperingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar proaktif terhadap masalah penyakit HIV/AIDS di wilayah Halmahera Selatan.

“Dinas Kesehatan koordinasi dengan OPD terkait untuk tertibkan itu kafe-kafe (tempat hiburan malam) dilakukan razia. Karena kita ingin memutus mata rantai. Jadi seegara dilakukan, “pintanya.

Selain itu, orang nomor satu di lingkup Pemkab Halmahera Selatan ini juga meminta kepada para Kepala Desa untuk menyisipkan sedikit dana desa guna melakukan pencegahan penyebaran HIV/AIDS di desa.

“Sambil berkoordinasi juga dengan Puskesmas setempat untuk ambil langkah-langkah itu. Karena lonjakan kasus di Halmahera Selatan ada 32 kasus, “tandasnya.

Di samping itu, Usman Sidik mengajak semua pihak agar sama-sama mengambil peran untuk memutus mata rantai penyebaran kasus kesehatan nasional, guna mewujudakan Halmahera Selatan bebas HIV/AIDS menuju eliminasi tahun 2030.

“Apalagi kita menghadapi bobus demografi, sehingga harus ada upaya-upaya strategis. Apalagi kita di Halmahera Selatan anak mudanya banyak, “tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved