Ayah Dibunuh Ibu, Anak, dan Menantu gegara KDRT: Awalnya Korban Dikira Jatuh dari Jembatan
Seorang pria berinisial IM (49) ditemukan tewas di bawah jembatan Mangun Jaya, Jumat (17/3/2023).
Saat itu, terjadi keributan antara IM dan istrinya NT.
Setelah keributan itu, NT mengadu ke anak dan menantunya.
Ia mengatakan sudah tidak sanggup lagi hidup dengan korban karena sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, korban kembali ke rumah dan minta dipijat oleh sang istri, dan kemudian korban tertidur," jelas M Ali.
"Karena masih kesal dengan perbuatan suami, NT langsung menemui anaknya dan meminta membangunkan menantunya FJ untuk membunuh korban," imbuhnya.
Pelaku telah menyiapkan parang yang kemudian dibawa menuju kamar tempat korban tidur.
Adapun peran masing-masing pelaku yakni, NT menindih kaki korban menggunakan tubuhnya.
Lalu, sang anak P menindih dan memegang tangan korban.
Sementara menantunya yakni FJ menganiaya korban menggunakan parang.
"Sekitar pukul 01.00 WIB, sang menantu membawa korban untuk dibuang ke Sungai Musi di Jembatan Mangun Jaya."
"Namun, karena dikira sudah dibuang ternyata jasad korban tersangkut di beton pada bawah jembatan," ungkapnya.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi Istri Ajak Anak dan Menantu Bunuh Suami, Mengaku Sudah Tidak Sanggup Lagi Di-KDRT
Aditya Hanafi Pegang Duplikat Kunci Rumah Dinas Sejak 2024, KH Almira Beri Penjelasan: Bebas Akses? |
![]() |
---|
Hanafi Pelaku Penghilangan Nyawa Pegawai BPS Halmahera Timur Dijadwalkan Tes Kejiwaan |
![]() |
---|
Update Kasus Penghilangan Nyawa Pegawai BPS Haltim: Istri Diperiksa, Hanafi Terancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
Polisi Belum Temukan Bukti Keterlibatan Istri Pelaku Penghilangan Nyawa Pegawai BPS Halmahera Timur |
![]() |
---|
Alasan Hanafi Pelaku Penghilangan Nyawa Pegawai BPS Halmahera Timur Ditahan di Sel Polres |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.