Minggu, 19 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Kepala DPPPA-KB Halmahera Selatan Ajak Pimpinan OPD Intervensi Soal Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

Karima Nasarudin, Mengajak kepada seluruh pimpinan OPD dinlingkup Pemkab Halmahera Selatan, untuk turut mengintervensi angka kasus stunting

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Kepala DPPPA-KB Halmahera Selatan, Karima Nasarudin. Di mengajak seluruh pimpinan OPD lingkup Pemkab Halmahera Selatan agar turut intervensi masalah kasus stunting dan kemiskinan ekstrim, Rabu (29/3/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kepala Dinas Pemberdayaa Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB) Halmahera Selatan, Karima Nasarudin, Mengajak kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD dinlingkup Pemkab Halmahera Selatan, untuk turut mengintervensi angka kasus stunting.

Karena penanganan kasus stunting di Halmahera Selatan 2 tahun berjalan ini sudah mulai membaik. Di mana angka stunting dari tahun 2021 ke 2022, turun 2,3 persen atau dari 33,7 ke 31,4 persen.

“Insya Allah kita targetkan hingga 2024 itu turun 14 persen. Sehingga saya mengajak semua OPD terkait ikut terlibat rembuk gencar intervensi penurunan angka stunting, “ujarnya, Rabu (29/3/2023).

Menurut Karima, target dan rencana penurunan stunting di Halmahera Selatan akan dilakukan konvergensi dengan upaya perbaikan gizi bayi.

“Kemudian advokasi pelibatan stakeholder dalam penurunan stunting, pembinaan intervensi spesifik, penanganan stunting di berbagai tatanan dan optimalisasi kampung KB untuk keluarga berkualitas, “terangnya.

Baca juga: Tangani Stunting dan Kemisikinan, Wakil Bupati Halmahera Selatan Minta Pempus dalam Roadshow

Sementara untuk target penghapusan kemiskinan ekstrim, Pemkab Halmahera Selatan bakal melakukan pemetaan program dengan prinsip utama exlusion eror, dengan memastikan adanya konvergensi program dalam penduduk miskin ekstrim.

"Saat ini Pemkab juga menyiapkan skema sinergitas program dan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat komunitas dan media untuk menyelesaikan amanah penghapusan kemiskinan ekstrim, “jelas Karima.

Selain itu, kata Karima, Pemkab Halmahera Selatan juga telah mencanagkan program zero pengangguran dengan optimalisasi pengunaan anggaran APBN, APBD, APBDes maupun anggaran non pemerintah (CSR).

“Ini demi upaya Pemkab penghapusan kemiskinan ekstrim di Halmahera Selatan, “tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved