Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Tol Semarang-Solo, Mobil CRV Seruduk Truk Boks, 3 Orang Tewas

Mobil Honda CRV menyeruduk truk boks di Tol Semarang-Solo KM 472, Sabtu (15/4/2023) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

|
TribunSolo.com/Tri Widodo
Kondisi mobil Honda CRV yang ringsek setelah menabrak truk boks di Tol Semarang-Solo KM 472, Sabtu (15/4/2023). Tiga orang yang berada di mobil Honda CRV dikabarkan tewas. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Tol Semarang-Solo.

Setelah kecelakaan beruntun yang menewaskan 8 orang pada Jumat (14/4/2023) di di Km 487+600, Boyolali, Jawa Tengah, kini kecelakaan terjadi lagi yang melibatkan mobil Honda CRV dan truk buks.

Mobil Honda CRV menyeruduk truk boks di Tol Semarang-Solo KM 472, Sabtu (15/4/2023) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Ini artinya, dua kecelakaan yang terjadi dalam dua hari berturut-turut tersebut lokasinya hanya terpaut jarak 15 kilometer dan menewaskan belasan orang.

Dalam kecelakaan mobil Honda CRV menyeruduk truk boks, diketahui ada 3 orang meninggal dunia.

Seorang pemuda bernama Nuzulul Rahmat Fauzi Haryono (21) menjadi satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan tersebut.

Adapun identitas 3 korban meninggal adalah Supriyono (58), Sugihartik (52), dan Muhammad Adha Firdaus (12).

Ketiga korban meninggal dunia ini merupakan pengemudi dan dua orang penumpang.

Hingga kini ada keluarga korban yang mendatangi RSUD Pandan Arang Boyolali.

Sementara, korban selamat dirawat di RS Al Hidayah Mojosongo.

Kondisi mobil Honda CRV yang ringsek setelah menabrak truk boks di Tol Semarang-Solo KM 472, Sabtu (15/4/2023). Tiga orang yang berada di mobil Honda CRV dikabarkan tewas.
Kondisi mobil Honda CRV yang ringsek setelah menabrak truk boks di Tol Semarang-Solo KM 472, Sabtu (15/4/2023). Tiga orang yang berada di mobil Honda CRV dikabarkan tewas. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Berdasarkan penelusuran Jasa Raharja yang bersiaga di kamar jenazah RSUD Pandan Arang Boyolali, kempat korban tersebut tercatat dalam satu kartu Keluarga.

Yakni bapak, ibu, dan dua orang anak.

Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja Boyolali, Rio Aditiya, pihaknya masih berusaha menghubungi keluarga.

"Kami sudah koordinasi dengan jasa Raharja Bekasi. Petugas yang di Bekasi kami minta bantuan untuk mendatangi alamat rumah sesuai KTP," jelasnya.

Dia mengatakan dalam peristiwa kecelakaan ini tiga korban meninggal dunia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved