Terkini Internasional
Negara Terjerat Utang China, termasuk Sri Lanka yang Terancam Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?
Sri Lanka kini tengah terpuruk dan mengalami kebangkrutan. Diketahui, China merupakan salah satu kreditur terbesar negara itu.
TRIBUNTERNATE.COM - Keterpurukan kondisi ekonomi yang dialami oleh Sri Lanka tengah menjadi sorotan dunia.
Negara pulau yang berada di pesisir sebelah tenggara India itu dikabarkan mengalami kebangkrutan dan gagal bayar utang.
Sri Lanka menyatakan gagal bayar utang luar negeri senilai 51 miliar dollar AS atau sekitar Rp 755,33 triliun sejak 12 April 2022 lalu.
Ini merupakan yang terburuk sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1948.
Akibat krisis ini, rakyat Sri Lanka terpuruk dalam jurang kesengsaraan.
Mereka terpaksa harus sangat berhemat di tengah kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Sebab, gaji yang mereka terima tak sebanding dengan harga komoditas yang terus melambung tinggi.
Masyarakat terpaksa mengandalkan bantuan dari pemerintah untuk dapat bertahan hidup.
Sementara untuk menghemat penggunaan energi, Sri Lanka menutup sekolah dan menghentikan layanan yang tidak penting.
Diketahui, China merupakan salah satu kreditur terbesar negara yang gagal bayar utang ini.
Pemerintah Sri Lanka meminjam dari China untuk sejumlah infarstruktur proyek sejak 2005, melalui skema Belt and Road (BRI).

Baca juga: Nasib Pilu Pria di Tasikmalaya, Tinggal Sebatang Kara, Meninggal Dunia Sendirian tanpa Keluarga
Baca juga: Pengusaha Bagi-bagi 1.000 Ekor Ayam Gratis untuk Warga, Ternyata Punya Banyak Cabang Toko Baju
Baca juga: Kenapa Pilih Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP, Bukan Puan Maharani? Ini Jawaban Megawati
Salah satu proyek yang didanai oleh pinjaman tersebut adalah pembangunan pelabuhan Hambantota.
Pelabuhan itu dibangun pada 2008 silam dengan bantuan dana segar dari China sebesar US$ 361 juta (Rp 5 triliun).
Pada 2016, Kolombo akhirnya menyerahkan pelabuhan itu kepada perusahaan China untuk mengelolanya.
Diberitakan Times of India, total utang Sri Lanka ke China mencapai US$ 8 miliar.
Jumlah ini sekitar 1/6 dari total utang luar negerinya.
Namun, bukan hanya Sri Lanka yang terjerat jebakan utang China karena proyek infrastruktur.
Berikut ini daftar negara lainnya yang juga diyakini akan gagal membayar utang ke China:
1. Uganda
Negara lain yang juga disebut tengah bergulat dengan utang China adalah Uganda.
Negara ini dilaporkan tengah berusaha mengubah perjanjian pinjamannya dengan China untuk memastikan sejumlah aset tidak hilang karena default (gagal bayar).
Salah satu di antaranya, bandara internasional Entebbe.
Diberitakan Bloomberg, perjanjian itu dibuat pada 2015.
Negara itu meminjam US$ 200 juta dari Bank Export-Import (EXIM) China untuk memperluas bandara Entebbe.
Klausul yang ingin diubah, antara lain perlunya Otoritas Penerbangan Sipil Uganda untuk meminta persetujuan dari pemberi pinjaman China untuk anggaran dan rencana strategisnya.
Aturan lain mengamanatkan, setiap perselisihan antara para pihak harus diselesaikan oleh Komisi Arbitrase Ekonomi dan Perdagangan Internasional China.
Pinjaman itu sendiri memiliki tenor 20 tahun, termasuk masa tenggang tujuh tahun.
Baca juga: Viral Video Wanita Curhat Soal Mertua di Hari Lebaran, Mengaku Ogah Menginap: Mental Langsung Hilang
Baca juga: 1 Keluarga yang Berlibur di Pemandian Lubuak Cempong Kena Musibah di Hari Lebaran, 4 Orang Tewas
2. Maladewa
Selain Uganda, negara lain yang diyakini terjerat utang China adalah Maladewa.
Utang Maladewa terhadap China membengkak.
Awalnya, negara ini meminjam dana sebesar US$ 200 juta atau setara Rp2 triliun untuk menghubungkan pulau ibukota Male ke pulau Hulhumale.
Di sana, bandara dan lahan luas masih banyak tersedia.
Sehingga, diharapkan dapat menjadi jalan keluar mengenai keterbatasan lahan properti dan akses menuju kawasan ekonomi baru.
Jembatan penghubung pulau itu rampung pada 2018 dan diberi nama "China-Maldives Friendship Bridge".
Namun, Maladewa juga terus meminjam uang untuk pengembangan infrastruktur lainnya.
Pada tahun ini, beberapa mantan pejabat Maladewa dan perwakilan China menunjukkan angka utang terbaru.
Tahun ini, beberapa mantan pejabat negara itu menyebutkan, Maladewa berutang ke China antara US$ 1,1 miliar hingga US$ 1,4 miliar.
3. Kenya
Disebut sebagai salah satu negara yang diyakini akan gagal membayar utang ke China, Kenya awalnya meminjam US$ 3,6 miliar dari Bank EXIM China.
Pinjaman tersebut terkait pembangunan proyek kereta api (Standard Gauge Railway/SGR) rute dari Mombasa ke Nairobi.
Pemerintah lalu meminjam lagi US$ 1,5 miliar untuk memperpanjangnya ke Naivasha, sebuah kota di Central Rift Valley.
Peringatan mengenai utang Kenya ke China sendiri dikeluarkan auditor jenderal negara cejas beberapa tahun lalu.
Kemudian, hal ini kembali muncul di tengah krisis Sri Lanka.
Jika Kenya tak bisa membayar utang, maka pelabuhan Mombasa, aset paling berharga di negeri itu, diyakini akan diambil alih China.
Meski begitu, pemerintah Kenya dan China menyangkal hal tersebut.
Mombasa disebut bukan jaminan pinjaman itu.
Bagaimana dengan Indonesia?
Berdasarkan data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) periode Februari 2022, China adalah pemberi utang terbesar keempat bagi Indonesia, bersama Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Jepang.
Pada Februari 2022, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia dari China tercatat US$ 20,78 miliar, naik 0,76 persen dari bulan sebelumnya (month-on-month/mtm).
Dari sisi mata uang, ULN terbanyak masih dalam dolar AS.
ULN berdenominasi dolar AS, tercatat US$ 275 miliar per Februari 2022.
Kemudian, di posisi kedua, ada euro dengan nilai ekuivalen US$ 25,15 miliar.
Sementara, Yen Jepang menempati peringkat ketiga (US$ 24,82 miliar) dan yuan China berada di posisi empat (US$ 4,31 miliar).
ULN dalam dolar AS tumbuh 0,38 persen mtm pada Februari 2022.
Sementara, ULN euro naik 0,17 persen, yen tumbuh 0,04 % , dan yuan turun 0,11 % .
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Daftar Negara Terjerat Utang China, Disebut Bakal Bankrut Seperti Sri Lanka, Indonesia Termasuk?
Jokowi Bertemu Joe Biden di AS, Bahas Konflik Israel-Palestina hingga Bahas Transisi Energi Bersih |
![]() |
---|
Mengenal Lebih Jauh Dementia, Gangguan Otak yang Tengah Dialami Aktor Hollywood Bruce Willis |
![]() |
---|
Israel Dituding Pakai Bom Fosfor Putih Saat Gempur Jalur Gaza, Simak Bahayanya pada Manusia |
![]() |
---|
Konflik Palestina vs Israel: Mengenal Hamas, Sekutunya, dan Motif Operasi Banjir Al-Aqsa Sabtu Lalu |
![]() |
---|
Konflik Hamas vs Israel Memanas, Para Warganet Diimbau Berhati-hati dengan Banyaknya Berita Palsu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.