Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Jack Grealish Merasa Masih Disayang Guardiola meski Habis Main Jelek, Bintang City Sebut Kata Bosnya

Bintang Manchester City, Jack Grealish, merasa masih disayang sang pelatih, Pep Guardiola.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@mancity
Bintang Manchester City, Jack Grealish, merasa masih disayang sang pelatih, Pep Guardiola. 

Perayaan semacam itu sebenarnya biasa, namun masalahnya kedua pemain Inggris itu jadi tidak fit dan meminta masa pemulihan yang seharusnya digunakan untuk latihan pada keesokan harinya.

Hal ini membuat Pep Guardiola marah meski sang pelatih saat itu berada di Barcelona, namun tetap mendengar kabar itu.

Akhirnya, Pep Guardiola mendepak keduanya dari skuad utama dan tidak jadi starter di laga berikutnya melawan Newcastle United.

Pep Guardiola sampai menegaskan bahwa itu bukanlah rotasi, namun benar-benar karena amarahnya kepada dua pemain itu.

"Itu bukan rotasi, bukan. Saya memutuskan memilih tim ini karena mereka berhak bermain, yakni para pemain ini, bukan yang lain," tegasnya.

Kini, jika sampai Manchester City menang besar lagi atas Leeds United, akankah Jack Grealish dan Phil Foden mengulang kesalahannya?

Jack Grealish Kenang Liga Champions 2022

Jack Grealish mengenang momen saat skuadnya dikalahkan Real Madrid di leg 2 semifinal Liga Champions 2022.

Saat itu, Manchester City bertandang ke Stadion Santiago Bernabeu dan berakhir kekalahan 3-1.

Jack Grealish merasa sangat hancur ketika mengingat kekalahan itu, terutama saat menyaksikan gol kedua yang dicetak oleh Rodrygo.

Dikutip TribunTernate.com dari dailymail.co.uk, Jack Grealish saat itu tidak masuk skuad utama Pep Guardiola.

Jack Grealish baru masuk pada menit ke-78 menggantikan Gabriel Jesus.

Sesaat setelah bergabung, Jack Grealish nyaris saja mencetak gol namun gagal.

Manchester City langsung dibombardir dua gol sekaligus dari Rodrygo di waktu tambahan.

Ditambah penalti dari Karim Benzema yang membuat skuad Carlo Ancelotti lolos ke final.

"Itu mengerikan. Hal yang paling membuat saya kesal adalah gol kecua mereka."

"Dani Carjaval merebutnya dan melakukan umpan silang. Kaki saya sangat lelah. Saya tidak merasa bugar, hanya beberapa meter darinya dan gagal," kenangnya.

"Mereka mencetak gol dan kami tahu apa yang terjadi. Saya sangat hancur setelah itu, saya sangat terpukul," sambungnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved