Ternate Andalan
Hindari Pencemaran Lingkungan, DLH Ternate Sosialisasi Tangani Oli Bekas Sepeda Motor
Untuk menghindari pencemaran lingkungan, DLH Ternate lakukan sosialisasi untuk tangani oli bekas sepeda motor
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Untuk hindari pencemaran lingkungan, DLH Kota Ternate.
Lakukan sosialisasi penanganan oli bekas sepeda motor, kepada sejumlah usaha bengkel di Kota Ternate, Rabu (7/6/2023).
"Di Kota Ternate, mencatat produksi oli bekas perbulan dari usaha perbengkelan mencapai 120.000 liter, "kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Ternate, M. Syarif Tjan.
Menurutnya, hal itu beriringan dengan peningkatan pengiriman sepeda motor ke Kota Ternate.
Baca juga: UMKM Ibu Gan, Produksi Beragam Oleh-oleh Khas Ternate dari Dapur Rumah
"Pengiriman sepeda motor pertahun mencapai 120.000 unit, otomatis berpengaruh pada produksi oli bekas, "ungkapnya.
Lanjutnya, apabila setiap motor memakai ukuran oli satu liter dalam sebulan.
Sudah tentu produksi limbah oli bekas 120.000 liter, dan bila ditotalkan menjadi 1,4 juta liter per tahun.
"Sehingga ini akan menjadi konsentrasi kami, untuk mengendalikan oli bekas."
"Karena oli bekas akan berdampak, terhadap lingkungan sekitar."
"Ekuivalen (nilai) 1,4 juta kita tampung di bio tangki kapasitas 5.000."
"Maka ada 280 tangki, untuk menampung oli bekas, "katanya.
Baca juga: Tok! Anggaran Pemilu 2024 Ternate Disepakati Rp 59 Miliar
Olehnya itu harus dikendalikan, sehingga tidak mencemari lingkungan serta menjaga kualitas air dan tanah.
Hal ini perlu dipastikan bahwa, oli bekas bisa dimanfaatkan sesuai SOP pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
"Apa solusinya? kami bekerjasama dengan pihak ketiga, untuk mengambil oli bekas secara rutin, "tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Suasana-sosialisasi-yang-dilakukan-DLH-Kota-Ternate.jpg)