Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

Atasi Stunting, BKKBN Malut Lakukan Pertemuan dengan Bupati Halmahera Timur untuk Eratkan Sinergitas

Untuk mengatasi Stunting, BKKBN Malut lakukan audensi dengan Bupati Halmahera Timur untuk eratkan sinergitas

|
Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
PROGRAM: Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Nuryamin, S.TP, M.M (kanan) bersama Bupati Halmahera Timur, Drs. H. Ubaid Yakub, MPA (kiri) saat berbicara terkait penanggulangan Stunting, Kamis (3/8/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Nuryamin, S.TP, M.M didampingi Ketua Pokja Pembinaan Keluarga Balita dan Anak BKKBN Provinsi Maluku Utara.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A) serta Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (DP2KBP3A).

Melakukan pertemuan dengan Bupati Halmahera Timur membahas percepatan penanganan stunting dan pelayanan keluarga berencana (KB), serta penyerapan anggaran DAK. Pertemuan ini digelar di Kantor Bupati Maba kabupaten Halmahera Timur.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Nuryamin, S.TP, M.M; Ketua Pokja Balnak Maurend J.Lesar, S.Sos.

Baca juga: Perangi Stunting, BKKBN Maluku Utara Jalin Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unkhair Ternate

Ketua Pokja Pemberdayaan Ekonomi keluarga Adefitra Husain, S.Sos; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A), Ihwan, SKM, M.M dan Kepala Bidang pengendalian Penduduk (DP2KBP3A), Majida Fabanyo.

Bupati Halmahera Timur Drs. H. Ubaid Yakub, MPA mengapresiasi kedatangan tim dari BKKBN Provinsi Maluku Utara, yang langsung turun ke kabupaten/kota di Maluku Utara,  termasuk di Kabupaten Halmahera Timur.

Kedatangan tim tersebut untuk mensinkronkan dan mengingatkan percepatan program agar bisa selesai tepat waktu, termasuk membahas sinergitas ke depan. 

"Program BKKBN sangat bermanfaat untuk masyarakat, Pemkab Halmahera Timur siap mensukseskan program-program KB, gerakan melawan Stunting."

"Terimakasih atas kedatangannya memberi semangat dan mengingatkan lagi untuk mempercepat pelaksanaan program-program yang ada."

Kepala BKKBN Maluku Utara foto bersama Bupati Halmahera Timur
Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Nuryamin, S.TP, M.M (kiri) bersama Bupati Halmahera Timur, Drs. H. Ubaid Yakub, MPA (kanan) lakukan foto bersama usai audensi masalah Stunting

"Kami mohon arahannya, kami berharap juga selalu ada sinergi dengan BKKBN Maluku Utara. InsyaAllah program dapat terselesaikan seperti program KB, kita juga punya Duta Genre. Program kita tetap berjalan, "kata Bupati

Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Nuryamin, S.TP, M.M mengatakan ada 12 syarat keluarga sehat, yang pertama adalah KB. Program KB.

katanya memang menentukan patokan tersebut, termasuk angka kematian ibu melahirkan,  yang dari data diketahui banyak akibat melahirkan dalam usia masih terlalu muda.

Kematian ibu juga disebabkan melahirkan anak lebih dari tiga dan seterusnya. Diungkapkan bahwa kematian ibu melahirkan di Indonesia masih tinggi, salah satunya akibat pernikahan usia dini. 

Untuk menanggulanginya, Nuryamin menyarankan  Pemkab Halmahera Timur melakukan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi serentak kepada ibu-ibu yang sudah melahirkan lebih dari tiga kali.

Misalnya, pakai implan yang tahan lama sampai tiga tahun atau IUD yang tahan sampai delapan tahun. Percepatan penurunan stunting ini juga menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo dengan dikeluarkannya Perpres. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved