Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rocky Gerung Dituding Hina Jokowi, Ade Armando: Memang Tak Beretika, tapi Lebay Kalau Dipolisikan

Menurut Ade, lebih baik mengikuti gaya Presiden Jokowi yang menganggap bahwa pernyataan Rocky Gerung itu adalah hal yang kecil.

Kolase Serambinews
Rocky Gerung dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya resmi melimpahkan tiga laporan polisi yang diterimanya soal kasus Rocky Gerung diduga hina Presiden Joko Widodo (Jokowi), ke Bareskrim Polri, Senin (7/8/2023) pagi.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya penyelidikan dalam kasus tersebut.

Semengtara, Bareskrim Polri menyebutkan terdapat 13 laporan dan dua pengaduan terhadap pengamat politik, Rocky Gerung terkait kasus penghinaan kepada Presiden Jokowi.

"Saat ini ada 13 laporan polisi yang sudah diterima kepolisian dan 2 pengaduan dimana laporan polisi ada di Bareskrim 1 laporan polisi," ucap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, Sabtu (5/8/2023).

Belasan laporan polisi itu, kata Djuhandani, terdapat di seluruh wilayah Indonesia. 

Sementara, dua pengaduan tersebut dilayangkan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Di Polda Metro jaya tiga laporan polisi. Di Polda Sumatera Utara (Sumut) tiga laporan polisi. Di Polda Kalimantan Timur (Kaltim) tiga laporan polisi. dan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) tiga laporan polisi," katanya.

Atas adanya laporan masyarakat itu, Djuhandani sebut pihaknya akan melakukan penyelidikan.

Djuhandani juga mengatakan, akan menarik seluruh laporan ke Bareskrim Polri.

Ditendang dari Cokro TV

Sebelumnya Ade Armando angkat bicara setelah dia ditendang dari kanal YouTube CokroTV.

Kanal YouTube itu milik aktivis media sosial Denny Siregar. Ade Armando adalah pengisi tetap di CokroTV.

Ade Armando yang saat ini bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia ini menyebut terpaksa berpisah dengan Denny Siregar dalam perjuangannya.

"Saya mundur dari Cokro TV karena dilarang mengkritik PDIP terkait Ganjar. Kritik semacam ini dianggap akan mengurangi elektabilitas Ganjar," tulis Ade.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved