Minggu, 19 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mengenal Muhammad Ridha Sabadar, Salah Satu Lulusan Terbaik Angkatan V Unipas Morotai 2023

Lulus 3,8 tahun dengan IPK 4,00 Muhammad Ridha Sabadar jadi wisudawan terbaik program sarjana angkatan V 2022/2023 Unipas Pulau Morotai 

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
PRESTASI: Muhammad Ridha Sabadar, peserta lulus terbaik dalam wisuda program sarjana angkatan ke V Tahun akademik 2022/2023 Universitas Pasifik Morotai, dimana ia didampingi kedua orang tuanya, Muhammad Basri Sabadar dan Fahima Abdullah, bertempat di Gedung Islamic Center Morotai, Desa Gotalamo, kecamatan Morotai selatan, Kabupaten pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu (19/8/2023) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Muhammad Ridha Sabadar (33), tampak tersenyum bahagia.

Saat namanya disebut sebagai, salah satu Wisudawan terbaik angkatan V 2022/2023 Unipas Pulau Morotai.

Diketahui, Muhammad Ridha Sabadar merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Informatika.

Alumni SMK Negeri 2 Kota Ternate itu, menjadi wisudawan terbaik setelah menyelesaikan studinya 3 tahun 8 bulan.

Baca juga: Muhammad Umar Ali Resmikan SD Negeri Unggulan 10 Morotai

Muhammad Ridha Sabadar, dinyatakan lulus dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. 

Kepada TribunTernate.com, ia mengatakan prestasi ini tak lepas dari doa kedua orang tuanya.

"Alhamdulillah sangat senang, ini berkat doa orang tua,"katanya, Usai jalani prosesi wisuda.

Bertempat di Islamic Center Morotai, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (19/8/2023).

Selain itu, kata dia prestasinya itu, karena ia bersungguh-sungguh selama di bangku perkuliahan.

"Bagaimana kita membunuh rasa malas kita sendiri, jadi konsisten apa yang kita tanamkan dari awal,"ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku, selama perkuliahan ada tantangan dihadapi.

"Terus saya rasakan masa terberat juga waktu masa pandemi kemarin, itu kan hampir semua perkuliahan disetop,"

"Jadi kita berkuliah secara online, itu tantangan saya paling terberat,"

"Karena pertama kita harus stay di depan laptop terus,"ungkapnya.

Bahkan selain, bersyukur ke para tenaga pengajar (Dosen) juga kepada pemerintah daerah kabupaten pulau Morotai.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved