Baru Dikubur 42 Hari, Makam Ahmad Dibongkar Warga Gegara Ada Dentuman, Keluarga Mimpikan Ini
Pembongkaran makam pria bernama Ahmad di Bima, NTB ini dilakukan dengan persetujuan dari pihak keluarga atau ahli waris.
"Wanginya itu kayak bunga melati," katanya, dikutip TribunJatim.com dari TribunBogor.
Ia mengaku tidak mengetahui amalan apa yang dimiliki oleh keluarga besarnya sehingga meskipun sudah dimakamkan sejak lama namun masih dalam kondisi utuh dan wangi.
"Semasa hidupnya saya menyaksikan langsung, dan kalo untuk baik atau tidak nya almarhum itu tergantung yang menilai, bagi saya beliau semuanya baik," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, 211 makam di Desa Kalong I dan Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor dipindahkan.
Pemindahan itu dilakukan lantaran berada di lahan milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Makam-makam tersebut dipindahkan ke TPU yang berada di desa masing-masing.
Para keluarga atau ahli waris dari makam-makam yang dipindahkan itu diberikan kompensasi oleh PLN.
Selain itu, untuk biaya pemindahan makam pun ditanggung oleh PLN sepenuhnya.
"Untuk teknisnya PLN memfasilitasi semua pemindahan mulai dari batu nisan dan sebagainnya. keluarga juga diberi uang kerohiman Rp 500 ribu," ujar petugas lapangan pemindahan makam, Ahmad Ferdiansyah, Selasa (5/9/2023).
Hal itupun diakui oleh salah satu ahli waris makam yang dipindahkan, Nurhasyim.
Ia mengatakan diberikan uang sebesar Rp 500 ribu setelah menyetujui pemindahan makam anaknya.
Setelah jasad anaknya kembali dimakamkan, barulah uang tersebut diserahkan kepadanya.
"Dikasih Rp 500 ribu buat selamatan (tahlilan)," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Warga Bongkar Makam Ahmad karena Dengar Suara Dentuman, Keluarga Mimpi Mendiang Masih Hidup: Maksa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/makam-di-bima-dibongkar.jpg)