Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Bu Tien ternyata Sudah Prediksi Lengsernya Soeharto: Jika Saja Pesan Terakhirnya Didengarkan . . .

Sebelum meninggal dunia, mantan ibu negara bernama lengkap Raden Ayu Hj. Siti Hartinah itu pernah memberikan peringatan soal Soeharto dan jabatannya.

kolase Instagram @tututsoeharto
Ibu Tien Soeharto bersama Tutut Soeharto (kiri) dan Ibu Tien bersama Presiden Soeharto (kanan). 

"Tolong sampaikan kepada. (menyebut salah satu petinggi Partai Golkar), agar pak Harto tidak menjadi presiden lagi. Sudah cukup, sudah cukup, beliau sudah tua," kata Ibu Tien.

Mien Sugandhi merasa bingung mendengar permintaan Ibu Tien. Ia pun bertanya balik, "Lo, kalau begitu siapa yang layak untuk menggantikan beliau?"

"Biarkan itu diserahkan dan ditentukan oleh pemilu saja. Aku sudah tidak mau lagi. Aku mau pergi, aku lunga (aku pergi). Pokoke aku lunga," jawab Ibu Tien.

Ibu Tien Soeharto bersama Tutut Soeharto (kiri) dan Ibu Tien bersama Presiden Soeharto (kanan)
Ibu Tien Soeharto bersama Tutut Soeharto (kiri) dan Ibu Tien bersama Presiden Soeharto (kanan) (Suryamalang.com/kolase Instagram @tututsoeharto/@)

Mien Sugandhi kemudian menyampaikan pesan Ibu Tien kepada petinggi Partai Golkar yang dimaksud.

Namun, ternyata pesan tersebut tidak diindahkan.

Petinggi Partai Golkar itu tetap mengusung Soeharto sebagai calon presiden untuk periode keenam.

Dua tahun setelah wafatnya Ibu Tien, tepatnya pada 28 Maret 1998, Soeharto dilantik menjadi presiden lagi.

Namun, belum genap tiga bulan menjabat, Soeharto harus menghadapi gelombang reformasi yang mengguncang Indonesia.

Akhirnya, pada 21 Mei 1998, Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden.

Indonesia memasuki era reformasi yang penuh dengan krisis ekonomi, politik, sosial dan keamanan.

Jika saja pesan terakhir Ibu Tien didengarkan dan dijalankan, mungkin sejarah Indonesia akan berbeda.

Mungkin Soeharto akan lebih dihormati sebagai bapak pembangunan dan tidak tercoreng oleh berbagai kasus korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.

Kisah Cinta Soeharto dan Ibu Tien Tak Diawali Cinta-cintaan Bahkan Pacaran, Cinta Tumbuh Pasca Nikah
Kisah Cinta Soeharto dan Ibu Tien Tak Diawali Cinta-cintaan Bahkan Pacaran, Cinta Tumbuh Pasca Nikah (Tribunnews)

Mungkin Indonesia akan lebih stabil dan sejahtera tanpa harus mengalami keterpurukan dan kekacauan.

Mungkin Indonesia akan lebih demokratis dan berkeadilan tanpa harus menelan banyak korban jiwa dan penderitaan.

Namun, semua itu hanyalah kemungkinan yang tak terwujud.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved