Selasa, 16 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Sudah 8 Hari Terdampar di Daratan Taliabu Selatan, Kapal Angkut Alat Berat Mulai Rusak

Kapal kandas di perairan desa Pencado, Taliabu Selatan, terhitung sudah 8 hari. Dan belum ada upaya dievakuasi.

Tayang:
Penulis: Laode Havidl | Editor: Mufrid Tawary
Dok Warga
PERISTIWA: Bangkai Kapal LCT yang muat alat berat mulai rusak, usai terdampar di daratan desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan, akibat dihantam ombak beberapa waktu lalu. 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Kapal kandas di perairan desa  Pencado, Taliabu Selatan, terhitung sudah 8 hari.

Namun, belum ada  upaya dari pihak pemilik yang bertanggungjawab untuk mengevakuasi.

Meski nahkoda dan kru kapalnya belakangan ini dikabarkan bekerja maraton untuk  memperbaiki sejumlah bodi kapal Landing Craft Tank (LCT) Slickline Boat yang rusak.

Seorang warga Taliabu Selatan, Yudi Alvin menceritakan perkembangan kapal itu sesuai amatannya di lokasi.

Bahwa sampai sekarang bangkai masih dibiarkan begitu saja sejak kandas.

Sekarang kapal tersebut sudah terdampar hingga ke daratan sekitar.

"Mungkin karena ombak di pantai masih kencang," kata  Yudi, kepada TribunTernate.com, Rabu (20/9/2203).

Beruntung, alat berat yang sempat diangkut kapal ini, berhasil dievakuasi semua.

Dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kapal kandas tersebut.

Yudi mengatakan, para kru kapal saat ini tinggal di kediaman salah satu Kepala SMP Pencado.

"Tapi untuk jumlah kru kapal saya juga kurang tau," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Tahap II Kasus Pencabulan di Pulau Taliabu, Tersangka Diancam 12 Tahun Penjara

Yudi bilang, kemarin salah satu kru kapal itu memanggil adiknya untuk membawa mesin genset ke kapal guna menempel sebagian dinding kapal yang sudah bocor.

"Untuk selebihnya saya juga belum tahu pasti," ungkapnya.

Informasi diperoleh TribunTernate.com, kapalnya kategori Landing Craft Tank (LCT) Slickline Boat.

Kapal ini tengah memuat alat berat, yaitu tiga dump truk, dua bomag, satu glider dan satu excavator.

Beruntung, semua alat berat yang dilaporkan itu berhasil diamankan, dibantu masyarakat Desa Pencado.

Awalnya, kapal LCT bertolak dari desa Sofan, Kecamatan Taliabu Timur Selatan.

Menuju desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan, Rabu (13/9/2023).

Selama beberapa jam, pelayanan kapal berjalan dengan maksimal.

Kondisi laut pun terlihat baik.

Namun, kapal itu mendapati cuaca buruk ketika hendak berlabuh di perairan Desa Pencado.

Gelombang cukup tinggi menghantam kapal tersebut hingga karam di daratan wilayah desa setempat.

Hal itu pun menghebohkan penduduk sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved