Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

De Zerbi Sebut Chelsea Berhak Menang, Bos Brighton: Sangat Berat Hadapi The Blues di Carabao Cup

Chelsea bakal menghadapi Brighton & Hove Albion di putaran ketiga Carabao Cup pada Kamis (28/9/2023) pukul 01.45 WIB.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@officialbhafc
Pelatih Brighton & Hove Albion, Roberto De Zerbi. Chelsea bakal menghadapi Brighton & Hove Albion di putaran ketiga Carabao Cup pada Kamis (28/9/2023) pukul 01.45 WIB. 

TRIBUNTERNATE.COM - Chelsea bakal menghadapi Brighton & Hove Albion di putaran ketiga Carabao Cup pada Kamis (28/9/2023) pukul 01.45 WIB.

Pelatih Brighton, Roberto De Zerbi mengaku menyaksikan laga-laga yang telah dijalani Chelsea musim ini.

Meski Chelsea sedang terpuruk, Roberto De Zerbi menyebut The Blues sebenarnya berhak mendapat poin lebih banyak.

Baca juga: Marahi Caicedo dkk, Pemilik Chelsea Behdad Eghbali Kabur dari Fans seusai Dikalahkan Aston Villa

Baca juga: Habis Mykhailo Mudryk, Kini Nicolas Jackson Disebut Pochettino Masih Butuh Belajar di Skuad Chelsea

Baca juga: Guardiola Bodo Amat Carabao Cup Lawan Newcastle, Bos City: Kalau Punggung Mendingan, Saya Mau Main

Di Liga Premier saat ini, Chelsea terperosok ke peringkat 14 dengan hanya satu kemenangan.

Sedangkan Brighton di posisi tiga dengan catatan sebaliknya, hanya satu kekalahan.

"Menurut saya mereka berhak mendapat lebih banyak poin di klasemen setelah saya menyaksikan laga-laga mereka, saya sudah menonton banyak laga mereka."

"Saya punya rasa hormat yang tinggi untuk Pochettino dan para pemain Chelsea."

"Mereka punya skuad yang hebat, tapi saya tidak tahu apa masalah yang mereka miliki."

"Bagi kami, ini bakal menjadi laga yang sangat berat," paparnya.

Roberto De Zerbi Puji Mykhailo Mudryk

Roberto De Zerbi menyinggung soal pemain Chelsea, Mykhailo Mudryk.

Mykhailo Mudryk adalah salah satu pemain Chelsea yang tak jarang dihujat lantaran harganya yang mahal namun belum juga mencetak gol sejak datang Januari lalu.

Setelah nominasi Ballon d'Or 2023 diumumkan, kembali muncul berita Roberto De Zerbi saat menyebut bahwa Mykhailo Mudryk bisa memenangkan gelar bergengsi itu.

Menurutnya, bintang Ukraina itu punya potensi untuk menjadi bintang besar.

"Mykhailo punya potensi untuk meraih karier papan atas. Menurut saya, dia juga bisa memenangkan Ballon d'Or," ujarnya, dikutip dari CFCNewsReport.

Sejumlah fans Chelsea langsung membantah ucapan optimis tersebut.

Bagi mereka, Mykhailo Mudryk yang jarang dimainkan akan sulit untuk mengoptimalkan kariernya.

@abba_sa**: Rekrutan gagal ini? Tidak mungkin

@evenewto**: Mungkin dia butuh main dulu

@a__ola**: Biarkan dia cetak gol Liga Premier dulu

@bubblebo**: Mungkin kalau dia beneran main, tidak cuma 10 menit tiap laga

Ternyata, ucapan itu adalah pujian dari Roberto De Zerbi sebelum Mykhailo Mudryk bergabung ke Stamford Bridge.

Pujian itu terlontar pada Desember 2022 sejak Mykhailo Mudryk masih dikaitkan dengan Arsenal.

Fans Arsenal begitu kecewa terhadap Mykhailo Mudryk saat sang pemain tiba-tiba memilih Chelsea.

Roberto De Zerbi saat itu termasuk yang mengidolakan Mykhailo Mudryk karena bakatnya yang potensial.

Sang pelatih juga mengenal Mykhailo Mudryk saat masih menahkodai Shakhtar Donetsk.

Moises Caicedo saat di Brighton

Gelandang baru Chelsea, Moises Caicedo, disebut-sebut belum pernah absen gara-gara cedera saat masih di Brighton.

Kini, Moises Caicedo sudah absen latihan lebih dari empat hari menjelang laga melawan Aston Villa pada Minggu (24/9/2023).

Sejumlah fans Chelsea pun menyebut bahwa cedera disebabkan oleh klub, di mana saat ini sudah ada 12 pemain yang absen.

Menurut data dari transfermarkt.co.uk, Moises Caicedo memang belum pernah melewatkan laga gara-gara cedera saat di Brighton.

Bintang Ekuador itu tercatatkan menderita cedera saat masih di klub negaranya, Independiente yakni pada 18 November 2020 hingga 9 Desember 2020.

Moises Caicedo harus absen 21 hari dan melewatkan tujuh laga gara-gara ada jaringan otot yang robek.

Kemudian saat bersama Brighton, Moises Caicedo tercatat sakit karena virus pada 1 April 2022 hinga 6 April 2022.

Gara-gara jatuh sakit itu, ia harus absen lima hari dan melewatkan satu laga.

Sementara itu saat pramusim sebelum masuk Chelsea, pemain 21 tahun itu sempat menderita cedera hamstring.

Hingga kini, cedera di kakinya kambuh lagi setelah jeda internasional.

Dikutip dari sportsmole.co.uk, terlihat plester kinesiology warna biru terbebat di lututnya akibat mengalami benturan.

Total sejauh ini ada 12 pemain Chelsea yang mengalami cedera.

Di antaranya adalah Christopher Nkunku, Armando Broja, Reece James, Wesley Fofana, Carney Chukwuemeka, Trevoh Chalobah, dan Benout Badiashile.

Kemudian ada Moises Caicedo, Romeo Lavia, Marcus Bettinelli, Noni Madueke, dan Marc Cucurella.

Sejumlah fans Chelsea pun menyalahkan klub yang seolah menjadi penyebab cedera meski insiden terjadi saat Kualifikasi Piala Dunia.

@owoad**: Masalahnya itu di Chelsea

@_richi**: Cedera itu ciri khas Chelsea, kita harus terbiasa

@peppards**: Ada yang salah di Chelsea, tidak ada klub lain yang punya daftar cedera sebanyak ini apalagi di saat yang bersamaan

@awanboy**: Meski ini seperti tak ada hubungannya dengan Chelsea tapi ada yang tidak beres di klub

@bonyaeze**: Apa yang salah dengan departemen medis Chelsea?

Chelsea Masih Butuh Belajar

Kondisi skuad Chelsea yang didominasi pemain muda menjadi masalah tersendiri bagi sang pelatih, Mauricio Pochettino.

Sebelumnya, Mauricio Pochettino menyebut sang penyerang, Mykhailo Mudryk, masih butuh belajar.

Kini, si pemain baru Nicolas Jackson yang disebut masih butuh waktu untuk belajar.

Hal itu dikatakan Mauricio Pochettino setelah kekalahan kandang melawan Aston Villa.

Musim ini adalah musim pertama Nicolas Jackson berlaga di Liga Premier.

Maka dari itu, Mauricio Pochettino menyebut mantan pemain Villarreal itu masih dalam tahap adaptasi.

"Menurut saya para pemain seperti Nico yang sangat muda dan baru merasakan Liga Premier dan masih belajar, mereka butuh waktu."

"Dalam jenis permainan seperti ini, kami berkompetisi dan ingin menang, sepak bola tak cuma tentang kemenangan tapi juga tentang pemain."

"Ketika mereka masih muda, butuh belajar, mendapat pengalaman, dan melakukan kesalahan," paparnya, dikutip dari football.london.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved