Pilpres 2024
Gibran Bisa Pindah Golkar, Rumor Bakal Jadi Cawapres Prabowo Makin Kencang, Airlangga Bilang Begini
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dikait-kaitkan dengan kepindahan ke kubu Golkar.
TRIBUNTERNATE.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dikait-kaitkan dengan kepindahan ke kubu Golkar.
Pasalnya, muncul rumor bahwa Gibran akan mencalonkan diri sebagai bakal cawapres untuk Prabowo Subianto.
Hal ini menyusul putusan MK soal individu bisa menjadi capres atau cawapres di bawah umur 40 tahun.
Baca juga: Jokowi Jangan Paksa Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Pakar: Kinerja Bagus tapi Nanti Rakyat Muak
Baca juga: Ternyata Mahfud MD Pernah Ditawari Jadi Cawapres Prabowo dan Anies, Ini Alasan Pilih Ganjar
Baca juga: Tidak Apple to Apple, Pakar Bayangkan Gibran Debat dengan Mahfud MD: Prabowo Mending Pilih Yusril
Sedangkan Gibran saat ini masih menjadi bagian dari PDIP yang memiliki Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai capres dan cawapres.
Isu Gibran berpindah ke Golkar pun mencuat dan sang ketum, Airlangga Hartarto angkat bicara.
Demikian disampaikan Airlangga dalam acara tasyakuran dalam rangka HUT ke-59 Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat pada Jumat (20/10/2023). Acara itu dihadiri oleh bakal capres Prabowo Subinto.
Awalnya, Airlangga bercerita menerima Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep beberapa hari lalu.
Airlangga juga sempat pamer Golkar memiliki kader di bawah 40 tahun.
Ia menyampaikan bahwa Golkar menghargai kader di bawah 40 tahun berkancah di politik.
Bahkan, tidak jarang kader Golkar yang kini menjadi kepala daerah menorehkan prestasi.
"Kita bicara mengenai prestasi, jadi kita menghargai under 40 yang berprestasi, di Golkar itu banyak berbagai bupati, masih banyak juga, kayak di Tangsel juga ada kemudian Kalimantan jadi Golkar mendorong prestasi kepada under 40 dan over 40 dan juga prestasi itu di Golkar," ujar Airlangga dalam sambutannya.
Ia menilai kader harus memiliki PDLT atau prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela.
Mereka yang memiliki kriteria ini diyakini bakal dipilih oleh masyarakat.
"Itu PDLT prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela. Dan kemudian tentunya mereka yang berprestasi itu adalah publicly elected official, jadi rakyat yang menentukan," katanya.
Airlangga pun ditanya apakah pujian itu menandakan Golkar menyetujui Gibran menjadi cawapres Prabowo.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.