Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cristiano Ronaldo

Kalau Saja Tak Ada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, 7 Pemain Ini Bisa Menang Ballon d'Or

Ada beberapa pemain yang berpeluang besar meraih Ballon d'Or jika tak ada nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Instagram @leomessi, Instagram @cristiano dan Twitter/ lukamodric10
Dari kiri ke kanan: Pemain timnas Argentina - Lionel Messi, pemain timnas Portugal - Cristiano Ronaldo, pemain timnas Kroasia - Luka Modric. 

TRIBUNTERNATE.COM - Nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah mendominasi penghargaan individu tertinggi di dunia sepak bola, Ballon d'Or.

Total, CR7 memperoleh lima trofi Ballon d'Or, sedangkan Lionel Messi punya tujuh.

Dalam kurun waktu 2008 hingga 2022, hanya ada dua nama pemain lain yang memenangkan Ballon d'Or selain Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Yakni, Luka Modric (2018) dan Karim Benzema (2022).

Dominasi nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam Ballon d'Or menunjukkan konsistensi luar biasa, tetapi sering kali membuat pemain lain yang juga tampil apik, cuma jadi bayang-bayang.

Banyak pemain level top yang juga tampil konsisten, tetapi tak mendapat Ballon d'Or karena dominasi bintang Portugal dan Argentina ini.

Nah, ada beberapa pemain yang berpeluang besar meraih Ballon d'Or jika tak ada nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Siapa saja ya?

1. Andres Iniesta

Andres Iniesta adalah salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa. 

Ia juga bisa dibilang sebagai pemain terhebat yang tak dapat Ballon d'Or selama era dominasi Lionel Messi -Cristiano Ronaldo.

Andres Iniesta punya passing yang luar biasa, dan kemampuan untuk tampil maksimal dalam situasi tekanan tinggi.

Ia pun menjadi pemain penting bagi Spanyol dan Barcelona antara tahun 2008 dan 2015.

Andres Iniesta rutin masuk nominasi perebutan Ballon d'Or selama tahun-tahun perdananya.

Namun, karena persaingan dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, yang terus mendominasi penghargaan tersebut, Andres Iniesta beberapa kali luput dari mendapat trofi itu.

Ia hanya menempati posisi kedua Ballon d'Or pada tahun 2010 dan ketiga pada tahun 2012.

2. Neymar

Neymar dianggap sebagai salah satu pesepakbola dengan bakat alami terbaik.

Pemain asal Brasil ini adalah salah satu penyerang paling menarik di generasinya dan selama berada di Barcelona, ​​dia hampir tak terhentikan.

Sayangnya, dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo membuat persaingan Ballon d'Or semakin berat, dan Neymar tak bisa meraihnya.

Dia pernah finis ketiga dalam perebutan Ballon d'Or tahun 2015 dan 2017.

Neymar Jr duduk di lapangan setelah kekalahan Brasil melawan Kroasia di Piala Dunia 2022
Neymar Jr duduk di lapangan setelah kekalahan Brasil melawan Kroasia di Piala Dunia 2022 (Instagram.com/@neymarjr)

Baca juga: Bintang Al Nassr Talisca Pilih Cristiano Ronaldo ketimbang Lionel Messi: Dia Seperti Monster

Baca juga: Kala Cristiano Ronaldo Bilang Dirinya Pantas Dapat Ballon dOr Lebih Banyak ketimbang Lionel Messi

Baca juga: Eks Barcelona Sebut Main Bareng Cristiano Ronaldo Lebih Menyenangkan ketimbang Sama Lionel Messi

3. Antoine Griezmann

Antoine Griezmann merupakan salah satu penyerang terbaik di generasinya.

Meskipun dikenal dengan kemampuannya yang luar biasa, ia belum pernah mendapat penghargaan yang layak ia dapatkan.

Pemain Prancis itu dua kali finis ketiga dalam perebutan Ballon d'Or, pada 2016 dan 2018.

Pada tahun 2016, ia memainkan peran penting dalam membantu Prancis mencapai final Euro 2016 dan menjadi tokoh kunci di Atletico Madrid.

Pada tahun 2018, Antoinne Griezmann memenangkan Piala Dunia bersama tim nasional Prancis.

Namun, Luka Modric yang menang Ballon d'Or pada tahun tersebut.

Luke Modric
Luke Modric (Marca.com)

Baca juga: Martin Odegaard Tak Lupa Jasa Cristiano Ronaldo, Luka Modric, Toni Kroos saat Pindah ke Real Madrid

Baca juga: Casemiro Sebut Seharusnya Cristiano Ronaldo yang Dapat Ballon dOr 2018, Bukan Luka Modric

Baca juga: Luka Modric Sebut Cristiano Ronaldo sebagai GOAT, bukan Lionel Messi: Ada Dia, Tim Gampang Menang

4. Wesley Sneijder

Pada 2010 silam, banyak penggemar sepak bola yang menilai bahwa Ballon d'Or direnggut paksa dari yang berhak mendapatkannya, Wesley Sneijder.

Gelandang legendaris Belanda itu bahkan tidak naik podium Ballon d'Or, padahal sudah tampil apik selama tahun itu.

Saat itu, Lionel Messi-lah yang memenangkan Ballon d'Or dengan Andres Iniesta dan Xavi Hernandez finis kedua dan ketiga.

Sementara, Wesley Sneijder, yang kemampuan playmaking dan mencetak golnya membawa Inter Milan meraih treble kontinental, diabaikan.

Selain itu, Wesley Sneijder memainkan peran penting dalam perjalanan Belanda ke final Piala Dunia 2010, di mana mereka kalah dari Spanyol di babak perpanjangan waktu.

Wesley Sneijder mencetak lima gol dan memberikan satu assist dalam tujuh penampilan di turnamen sepak bola terbesar pada tahun tersebut.

5. Robert Lewandowski

Dalam perjalanan karirnya, Robert Lewandowski harus kecewa karena kehilangan Ballon d'Or dua kali.

Performa mencetak gol menakjubkan striker legendaris Polandia ini membawa Bayern Munich meraih kemenangan treble kedua mereka pada tahun 2020.

Namun, Ballon d'Or pada tahun itu tak digelar karena pandemi Covid-19.

Meski begitu, Robert Lewandowski tak terganggu, dan justru menjadi pesaing utama untuk penghargaan ini pada tahun 2021.

Sayangnya, Ballon d'Or 2021 justru diberikan kepada Lionel Messi.

Lionel Messi sedang memiliki musim domestik yang luar biasa di level individu dan menjadi pemain yang menonjol untuk Argentina saat memenangkan Copa America 2021.

Baca juga: Argentina Juara Piala Dunia 2022, Robert Lewandowski Yakin Lionel Messi Bakal Raih Ballon dOr Lagi

Baca juga: Robert Lewandowski Pergi, Mengapa Bayern Munich Tak Serius Kejar Harry Kane Sejak Dulu?

Robert Lewandowski saat masih berseragam Bayern Munich
Robert Lewandowski saat masih berseragam Bayern Munich (Instagram/_rl9)

6 Xavi Hernandez

Xavi Hernandez adalah salah satu gelandang terhebat dalam sejarah sepakbola.

Pemain Spanyol itu beberapa kali tak mendapat Ballon d'Or karena Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Xavi Hernandez memiliki jangkauan umpan, akurasi, dan kemampuan mengontrol tempo permainan yang luar biasa.

Dia berada dalam performa terbaik antara tahun 2008 dan 2012, tetapi pencapaiannya yang luar biasa tidak bisa membawanya meraih Ballon d'Or.

Xavi finis ketiga dalam perebutan Ballon d'Or di belakang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada tiga kesempatan; tahun 2009, 2010 dan 2011.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Gacor di Al Nassr, Piers Morgan: Bikin Pelatih Man United Kelihatan Makin Bodoh

Baca juga: Rekor Baru Sergio Ramos di Liga Champions, Masih Kalah Jauh dari Cristiano Ronaldo

Baca juga: Cristiano Ronaldo Bantu Lepas Tali Sepatu Rekannya yang Cedera, Sampai Rela Gigit-gigit

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez (Sportsmax.tv)

Baca juga: Legenda Bayern Munich Franck Ribery Pensiun, Robert Lewandowski: Kehormatan Bisa Satu Tim Denganmu

Baca juga: Apa Itu Golden Foot? Trofi Eksklusif Cristiano Ronaldo yang Belum Pernah Diraih Lionel Messi

7. Franck Ribery

Pada 2013, Franck Ribery menelan kisah menyedihkan dalam ajang perebutan Ballon d'Or.

Pemain sayap legendaris Prancis tersebut saat itu menikmati musim spektakuler bersama Bayern Munich yang meraih treble kontinental.

Penampilannya yang luar biasa untuk Bayern Munich membuatnya digadang-gadang sebagai peraih Ballon d'Or 2013.

Dia mencetak 11 gol dan memberikan 23 assist dalam 43 penampilan di semua kompetisi untuk Bayern Munich pada musim 2012-2013.

Namun, meski penampilannya luar biasa, ia hanya menempati posisi ketiga dalam voting Ballon d'Or.

Cristiano Ronaldo-lah yang memenangkannya saat itu.

Pemain sepak bola asal Perancis sekaligus legenda Bayern Munich, Franck Ribery.
Pemain sepak bola asal Perancis sekaligus legenda Bayern Munich, Franck Ribery. (Instagram/franckribery7)

Sumber: Sportskeeda

(TribunTernate.com/Rizki A.)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved