Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rumah di Tidore Ambles Akibat Longsor, Ikan 100 Kg Persiapan Hajatan Pernikahan Anak Ikut Terbawa

Tak hanya perabot dan dan alat rumah, dua box berisi ikan 100 kg yang dipersiapkan untuk hajatan pernikahan anaknya pun ikut masuk ke dalam longsor

Penulis: Faisal Amin |
Tribun Ternate/ Faisal Amin
Dapur rumah ambles akibat longsor di kelurahan Goto RT 02, RW 02, Tidore, Maluku Utara, Senin (30/10/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE-Sebuah rumah ambles akibat longsor di kelurahan Goto RT 02, RW 02, Tidore, Maluku Utara, Senin (30/10/2023).

Pantauan Tribunternate.com dilokasi kejadian pada pukul 17:15 WIT, bagian yang ambles itu adalah dapur rumah yang diketahui milik Arhaman Hamnja.

Disekitar longsoran juga terdapat retakan tanah yang juga berpotensi lonsor.

Lonsoran itu membentuk bulatan seperti kawah yang digenai air dari limbah rumah tangga.

Dilokasi kejadian saat ini sudah dibatasi police line, sehingga warga dilarang mendekati lokasi longsor.

Pemilik Rumah Arhaman Hamnja mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 00.00 WIT.

Dimana ia mendengar suara keras keras seperti dentuman di bagian belakang rumahnya.

"Awalnya saya mendengar suara kecil, saya kira kucing berkelahi di atas seng tapi lama kelamaan suara semakin besar dan saya melihat ada lubang besar, saya segera membangunkan anak dan istri saya" Ungkap Om Man sapaan Akrabnya.

Akibat longsor tersebut sebagian perabot rumah dan beberapa alat rumah lainya ikut masuk ke dalam lubang.

Tak hanya perabot dan dan alat rumah, dua box berisi ikan 100 kg yang dipersiapkan untuk hajatan pernikahan anaknya pun ikut masuk ke dalam longsor.

Kerugian yang ditaksir akibat lonsoran tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar saat dikonfirmasi menjelaskan terjadi longsor tersebut akibat sedimentasi.

"Sedimentasi artinya posisi di berangka itu semua air yang bekas buangan warga semuanya melalui kali itu, lama kelamaan ditambah lagi tembok yang sudah rusak maka tidak bisa lagi air mengalir ke laut akhirnya tertampung hingga mengakibatkan sedimentasi". Ucap Muhammad Abubakar

Ia juga mengatakan bahwa BPBD Kota Tidore langkah untuk melakukan penimbunan agar tidak berdampak pada rumah warga disekitar

"Kami sudah koordinasi dengan pihak penyedia material dan rencananya tadi sudah kami kerjakan akan tetapi pekerjaan membutuhkan alat berat.

Dan semua alat berat seperti eksafator semua di pakai oleh kontraktor sehingga kami berupaya besok sudah bisa dilakukan penimbunan," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved