Monumen Sebastian El Cano, Bukti Sejarah Hubungan Tidore dengan Spanyol di Masa Lalu
Monumen Sebastian El Cano, sebuah bukti sejarah hubungan Tidore dengan bangsa Spanyol pada masa lalu
Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Pada puncak Hari Nusantara Nusantara 2023 di Kota Tidore Kepulauan kemarin.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menandatangani Prasasti Tidore Titik nol Jalur Rempah Dunia.
Karenanya, Pemerintah Pusat mencanangkan sebagai City Branding Kota Tidore Kepulauan.
Penandatanganan Prasasti sebagai penanda Kota Tidore Kepulauan, adalah titik pertama Jalar Rempah Dunia.
Baca juga: Pesan Muhammad Sinen Pada Perayaan Natal Kristus Jemaat GMIH Bethesda Kusu Tidore
Hal ini berkaitan dengan eksport pertama cengkeh dari Tidore ke eropa pertama kali.
Yang dimuat oleh Spanyol pada tanggal 11 Desember 1521. Peristiwa itu kemudian diperingati.
Sebagai Hari Rempah Nasional yang diperingati sebagai Hari Rempah Nasional setiap tahunnya.
Bangsa Spanyol sendiri pertama kali tiba di Kota Tidore Kepulauan pada 8 November 1521.
Dengan Kapal Trinidad dan Victoria, yang dipimpin oleh Sebastian De Elcano.
Sebastian De Elcano sendiri merupakan pemimpin pelayaran bangsa Spanyol.
Menggantikan Ferdinand Magellan yang tewas pada sebuah pertempuran di Filipina.
Kedatangan bangsa Spanyol ke Kota Tidore Tidore kala itu, diabadikan dengan mendirikan sebuah monumen yang dinamai Monumen Sebastian De Elcano.
Monumen ini didirikan Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol pada 1993.
Untuk memperingati meraptnya kapal Spanyol pertama kali di Kota Tidore Kepulauan, dalam misi pelayarannya keliling dunia.
Monumen tersebut berada di Kelurahan Rum Balibunga, Kota Tidore Kepulauan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Monumen-Sebastian-El-Cano-bukti-sejarah-hubungan-Tidore-dengan-Spanyol-di-masa-lalu.jpg)