Senin, 27 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Morotai

Kembangkan Sektor Perikanan di Morotai, JICA Hibah Anggaran Rp 120 Miliar

Kembangkan sektor perikanan di Kawasan Pasifik, Japan International Coorperation Agency (JICA) memberikan hibah dana sebesar Rp 120 miliar.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Dok Huma Pemda
Desain Kawasan SKPT, tepatnya di Desa Daruba, Morotai Selatan 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Kembangkan sektor perikanan di Kawasan Pasifik, Japan International Coorperation Agency (JICA) memberikan hibah dana sebesar Rp 120 miliar.

JICA adalah badan bantuan pembangunan luar negeri (ODA) resmi Pemerintah Jepang. Lembaga ini menyediakan bantuan keuangan dan bantuan teknis kepada negara berkembang pada berbagai sektor.

Dana itu, diberikan langsung lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, dimana awal tahun 2023 Rp 111 miliar dikucurkan, untuk pengembangan infrastruktur pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), berlokasi di Desa Daeo, Morotai Selatan.

Sementara, akhir tahun 2023 diberikan lagi kucuran dana sebesar Rp 9 miliar, untuk pembangunan sarana prasarana di luar Kawasan SKPT, direncanakan pekerjaan dimulai awal tahun 2024, berlokasi di Desa Daruba, Morotai Selatan.

Kepada Tribunternate.com, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Pulau Morotai, Yoppy Jutan mengatakan, anggaran miliaran itu murni Hibah dari JICA untuk SKPT.

Dan penanggungjawab kegiatan itu, melekat di Direktorat PDS KKP.

Desain JICA di Kabupaten Pulau Morotai, Tepatnya di Desa Daruba, Morotai Selatan
Desain JICA di Kabupaten Pulau Morotai, Tepatnya di Desa Daruba, Morotai Selatan (Tribunternate.com)

Dijelaskannya, Infrastruktur dibangun di SKPT itu, pengelolaannya, menjadi kewenangan KKP.

Sementara pembangunan sarana prasarana di luar kawasan SKPT, setelah selesai dibangun, akan diserahkan ke pemda Morotai.

"Anggaran ini, Hibah murni dari JICA untuk SKPT. Awal tahun  2023 pembangunan dalam kawasan SKPT, senilai Rp 111 miliar, dan awal tahun 2024 pembangunan di luar kawasan SKPT, Rp 9 miliar,"katanya, Minggu (31/12/2023).

Diakuinya, sasaran dalam kawasan SKPT, dengan spesifikasi Cold Storage 60° Celcius, khusus untuk mendukung kegiatan ekspor Tuna Frozen Sashimi Grade.

Sedangkan pembangunan di luar Kawasan SKPT di Daruba Pantai, lanjutnya, khusus fish market, yang sasarannya mendukung usaha mikro, agar tumbuh dan terciptanya peningkatan konsumsi ikan lokal.

"Adanya itu, apresiasi buat pak Bupati Morotai dan pimpinan OPD terkait, serta semua pihak, yang turut berproses panjang, dalam kurun waktu setahun terakhir ini. Semoga berdampak luas bagi warga masyarakat Morotai,"pungkasnya.

Diketahui, untuk pembangunan infrastruktur di luar kawasan SKPT tepat di Desa Daruba itu yakni,

Pembangunan gedung kios logistik,rehabilitasi los ikan 2 Unit,pembangunan pos jaga,pembangunan tempat sampahsementara, pembangunan Ice Flake Mesin kapasitas 10 ton, pekerjaan elektrikal kawasan, pekerjaan Ipal dan Instalasi, dan sarana prasarana lainya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved