Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Bersama Sang Anak Maju di Pilkada 2024, Muhammad Kasuba: Itulah Politik

Ketua DPP PKS Muhammad Kasuba merasa tidak berat jika dirinya dan sang anak Bassam Kasuba sama-sama maju bertarung di Pilkada 2024.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Ketua DPP PKS Muhammad Kasuba ketika memberi keterangan terkait Pemilu 2024, Rabu (7/2/2024). Ia mengatakan pencalonan dirinya dan sang anak Bassam Kasuba sebagai Gubernur Maluku Utara dan Bupati Halmahera Sekatan merupakan politik efisien. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Ketua DPP PKS Muhammad Kasuba merasa tidak berat jika dirinya dan sang anak Bassam Kasuba sama-sama maju bertarung di Pilkada 2024.

Diketahui, Muhammad Kasuba telah direkomendasikan DPP PKS untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku Utara periode 2024-2029.

Sementara Bassam Kasuba yang saat ini menjabat Bupati Halmahera Selatan aktif telah dideklarasikan PKS sebagai calon Bupati.

Pria yang akrab disapa MK itu justru menilai kontestasi Pilkada 2024 akan melahirkan politik efesiensi di tubuh PKS selaku partai pengusung.

"Jadi ini politik efisien. Dari sisi anggaran (saat kampanye) juga efesien. Artinya satu paket jalannya," katanya usai menghadiri kampanye akbar PKS Halmahera Selatan di Stadion Gelora Bahrain Kasub (SGBK), Rabu (7/2/2024).

Baca juga: PKS Deklarasikan Bassam Kasuba Sebagai Calon Bupati Halmahera Selatan di Pilkada 2024

MK menegaskan PKS tidak menerapkan politik dinasti. Menurut dia, pencalonan dirinya dan Bassam Kasuba di Pilkada 2024 adalah hasil dari analisa perkembangan politik di Maluku Utara.

"Jadikan dalam politik ini kadang-kadang terjadi regenarasi beruntun. Kalaupun hitung-hitungan politik, ya calon Gubernur dulu, calon Bupati diparkir. Tapi itu kan rekayasa politik. Sementara rekayasa alam, diluar kendali kuasa manusia," ungkapnya.

"Rekayasa di luar kendali manusia, ya Bassam jadi Wakil kemudian hari ini jadi Bupati. Ya DPP PKS melihat ini peluang untuk didorong. Sementara calon Gubernur itu sudah dari (Pilgub) 2018, tinggal dilanjutkan saja potensi yang ada," jelas dia.

MK menambahkan bakal tetap melakukan penjajakan politik jelang Pilkada 2024. Meski begitu, mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode ini menyebut pihaknya masih fokus Pemilu yang meliputi Pilpres dan Pileg.

"Kita tetap melakukan penjajakan dan membangun komunikasi politik ke semua partai. Tapi ini untuk saat ini kita masih fokus Pemilu," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved