Tentang Kucing
Cat Lovers Wajib Tahu: Mengenal Abses pada Kucing, Gejala-gejalanya, dan Perawatan yang Dibutuhkan
Bagian tubuh kucing yang paling sering terkena adalah kepala, pipi, leher, anggota badan, punggung, dan pangkal ekor.
Bagian tubuh kucing yang paling sering terkena adalah kepala, pipi, leher, anggota badan, punggung, dan pangkal ekor.
Jika tidak diobati, abses dapat menyebabkan perkembangan kondisi serius dan berpotensi fatal seperti virus imunodefisiensi dan virus leukemia kucing.
Baca juga: Cat Lovers Info: 4 Kelebihan Kucing Kampung untuk Dipelihara, Tak Kalah Lucu dari Kucing Ras
Baca juga: Cara Memandikan Kucing yang Aman dan Anti-stres, Kepala Jangan Disiram, Cat Lovers Wajib Catat!
Baca juga: Hari Kucing Sedunia: 4 Rekomendasi Novel Fiksi tentang Kucing, dari yang Lucu hingga Mengharukan
Baca juga: Biodata Jared Leto, Bikin Bingung Tamu di Met Gala 2023 Gara-gara Pakai Kostum Kucing
Gejala abses pada kucing meliputi:
- Tanda-tanda nyeri, seperti pincang atau mengais-ngais di area yang terkena
- Demam, apalagi jika letaknya di dalam tubuh
- Kulit merah, bengkak atau meradang
- Gatal yang berlebihan
- Muncul nanah atau darah pada kulit
- Rambut/bulu rontok di lokasi abses
- Pembengkakan pada wajah dan gusi
- Gusi berdarah
- Kehilangan selera makan
- Ileran atau mengiler
- Kelesuan
Saat abses pecah, kamu mungkin melihat keluarnya cairan kental, kuning, dan berbau busuk serta lubang di area abses.
Jika abses berada jauh di bawah kulit, kamu mungkin melihat lekukan saat tekanan diberikan pada area pembengkakan.
Kucing dapat mengalami gejala bahkan setelah absesnya pecah dan cairan dari dalamnya mengalir ke luar tubuh.
Treatment yang dibutuhkan
Kucing yang menderita abses butuh perawatan khusus.
Pengobatan abses pada kucing yang terletak di kulit adalah dengan menusuk dan membersihkan area tersebut untuk mempercepat penyembuhan.
Tergantung pada ukuran dan cakupannya, proses menusuk abses bisa saja mengharuskan kucing dibius total untuk memasang saluran pembuangan cairan.
Saluran pembuangan ini mencegah luka menutup kembali, sehingga menutup infeksi di dalamnya.
Dalam kasus abses gigi, dokter hewan akan melakukan perawatan saluran akar atau pencabutan gigi.
Setelah mendapat perawatan, kucing yang kena abses akan sembuh dalam waktu kurang lebih dua minggu.
Biasanya, dokter akan meresepkan antibiotik setidaknya selama tiga minggu untuk memastikan infeksinya benar-benar hilang.
Selama masa ini, penting untuk mengawasi kucing dan memastikan mereka tidak menggaruk atau mengiritasi saluran pembuangan cairan absesn.
Kamu juga perlu kontrol lanjutan dengan dokter atau rumah sakit hewan antara dua hingga lima hari setelah perawatan untuk menghilangkan saluran pembuangan.
(TribunTernate.com/Rizki A.)
| Cat Lovers Harus Peka: 21 Tanda Kucing sedang Sakit, termasuk Muntah-muntah hingga Bau Mulut |
|
|---|
| Cat Lovers Info: Mengapa Kucing Sering Muntah? Kenali Penyebab dan Jenis-jenisnya |
|
|---|
| Cat Lovers Wajib Tahu: Tanda-tanda Kucing Ketakutan dan Penyebabnya, Jangan Dibiarkan Lama-lama |
|
|---|
| Cat Lovers' Info: Mengenal Arti Posisi Tidur Kucing, Meringkuk seperti Bola Berarti Merasa Aman |
|
|---|
| 10 Fakta Unik tentang Kucing, Cat Lovers Wajib Tahu: termasuk Tulang yang Lebih Banyak dari Manusia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/caaaatssk-lfllgg.jpg)