Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Morotai

Bermodal Rp 3 Juta, Moh Akbar Mangoda Lolos Jadi Anggota DPRD Morotai, Ini Profilnya

Mengenal sosok Moh. Akbar Mangoda (35), salah satu Caleg DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Dok Moh Mangoda
Moh. Akbar Mangoda, salah satu Caleg dari Partai PAN Dapil I Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, yang meraih suara terbanyak di Dapilnya, dan dipastikan akan menduduki anggota DPRD periode 2024-2029, Jumat (8/3/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Mengenal sosok Moh. Akbar Mangoda (35), salah satu Caleg DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, peraih suara terbanyak di Partai yang diusungnya, tepat Dapil I, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (8/3/2024).

Ketua KNPI Morotai ini, mengawali karir politiknya tahun 2014, dari partai PKB, setelah tahun 2021 ia juga mencalonkan diri sebagai kepala Desa Daruba.

Namun, keberuntungan belum memihak, sehingga ia pun gagal jadi Kades.

Tahun 2023 kemarin ia niatkan diri masuk ke pengurus partai PAN, sebagai ketua Komite Pemenang Pemilu Daerah (KPPD).

Dan tahun 2024 ini maju sebagai calon anggota DPRD Pulau Morotai, Dapil I Kecamatan Morotai Selatan, dengan nomor 4, dan mampu meraih suara sebanyak 242.

Pria kelahiran Daruba bernama  lengkap Moh. Akbar Mangoda, lahir pada 11 April  1989.

Terlahir dari keluarga petani, anak dari, Muhammad Djan Mangoda (ayah) dan ibunya Anisa Kadda (Alm) ini, menyelesaikan Sekolah Dasarnya di SD Negeri Daruba 2 Morotai, lulus pada 2001.

Melanjutkan SMP 1 Daruba, Lulus tahun 2004, kemudian lanjut di  SMA Negeri 1 Morotai tahun 2024 dan lulus SMA pada tahun 2007.

Suami dari Yulita Chandra (35), kini memiliki empat anak, dua perempuan dan duanya  laki-laki.

Anak sulungnya atas nama Muhammad Julidan Mangoda, kedua, Novianti Puspita Sari Mangoda, ketiga, Anggun Juliara A Mangoda, dan keempat, Muhammad Yusuf Mangoda.

Mantan sekretaris Desa, Desa Falila tahun 2016-2019 ini, memiliki pengalaman organisasi, diantaranya, mantan ketua Komisariat PMII tahun 2012, wakil ketua Ansor Morotai (aktif), sekretaris Sibua Lamo DPC Pulau Morotai (aktif) ketua KNPI Pulau Morotai (aktif).

Kepada Tribunternate.com, Moh. Akbar Mangoda, mengaku, bertarung sebagai anggota DPRD hanya bermodal keberanian, karena lahir dan tumbuh di keluarga yang kurang mampu.

"Saya lahir di keluarga miskin dan tidak punya apa-apa. Modal saya cuman berani, dukungan keluarga, juga buruh TKBM, Imam Lastory, Nelayan Desa Daruba dan para petani Desa Daruba, yang mana mendukung saya sampai  menang,” katanya.

Ia juga mengatakan, selain bermodalkan keberanian, juga karena aktif di ruang-ruang dialog publik sebagai pembicara, sehingga dikenal banyak kalangan.

"Saya juga aktif di dialog-dialog publik, bisa saya katakan itu modal juga saya dikenal, karena tak bisa dipungkiri kemarin saya hanya punya uang Rp 3 juta saja,"tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved