Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Akibat Hujan Deras, Belasan Rumah di Desa Jojame Halmahera Selatan Terendam Banjir

18 rumah warga Desa Jojame, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dilaporkan terendam banjir

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Tampak air menggenang badan jalan dan sebuah rumah warga Desa Jojame, Kecamatan Bacan Barat Utara, Halmahera Selatan, saat hujan deras, Seinin (1/4/2024) malam. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - 18 rumah warga Desa Jojame, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dilaporkan terendam banjir saat hujan deras pada Senin (1/4/2024) malam.

Banjir disebabkan luapan air di kali mati keluar ke pemukiman warga

Peristiwa ini terjadi bertepatan ketika warga desa setempat sedang melaksanakan salat tarawih.

Salah satu perangkat Pemerintah Desa Jojame, Sudin Soleh, ketika dihubungi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurut dia, banjir ini bukan baru kali pertama terjadi, tetapi sudah berulang kali bila hujan deras.

"Ini sudah berulang kali terjadi, kalau setiap hujan deras pasti akan banjir. Dan banjir sampai masuk di rumah-rumah warga," katanya, Selasa (2/4/2024).

Sudin pun meminta agar ada perhatian dari Pemkab Halmahera Selatan terhadap kondisi Desa Jojame.

Baca juga: DPRD Halmahera Selatan Jadwalkan Pemanggilan Masalan Hi Hasan Terkait Usulan Pending DD 14 Desa

Karena saat ini warga Desa Jojame yang mayoritas umat muslim sedang menghadapi hari raya Idul Fitri.

"Kejadian ini juga pernah terjadi di bulan ramadhan tahun lalu. Karena itu torang (kami) minta ada perhatian dari Pak Bupati (Bassam Kasuba) untuk melihat desa kami,"  tuturnya.

Sudin menyebut masalah yang paling mendasar adalah belum ada talud di sekitaran kali mati sehingga ketika hujan selalu saja Desa Jojame terendam banjir.

Oleh sebab itu, lanjut dia, warga sangat berharap ada kebijakan dari Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba untuk membangun talud.

"Torang punya talud belum ada, jadi kalau setiap hujan pasti saja banjir. Jadi torang berharap Pak Bupati bisa bantu torang untuk pembangunan talud," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved