Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Polisi Rutin Monitor Stok BBM di Halmahera Selatan Maluku Utara Jelang Idul Fitri

Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, belakangan ini rutin melaksanakan monitoring stok Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Tampak Kabag Ops Polres Halmahera Selatan Kompol Jamaludin bersama salah satu anggotanya sedang berbincang dengan warga yang mengisi BBM di SPBU Labuha ketika melalsanakan monitoring stok BBM. Kapolres Halmahera Selatan AKBP Aditia Kurniawan mengatakan monitoring ini dalam rangka memastikan stok BBM jelang Idul Fitri 1445 Hijriah, Rabu (3/4/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, belakangan ini rutin melaksanakan monitoring stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Monitoring tersebut pertama kali dilakukan pada Kamis (29/3/2024) di SPBU Labuha Kecamatan Bacan dan SPBU Babang Kecamatan Bacan Timur.

Dalam giat ini, Kabag Ops Polres Halmahera Selatan Kompol Jamaluddin bersama sejumlah anggotanya memantau jalanya pengisian BBM di dua SPBU tersebut.

Monitoring kemudian kembali dilanjutkan pada Selasa (2/4/2024) kemarin. Kali ini, polisi tak hanya menyasar SPBU.

Tetapi, semua anggota Polsek di dikerahkan memantau proses distribusi BBM ke masyarakat di lokasi Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) dan APMS yang tersebar di wilayah hukum daerah berjuluk 'Bumi Saruma' itu.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Aditia Kurniawan mengatakan tujuan dari giat monitoring ini dalam rangka mencegah ketersedian BBM, jelang Idul Fitri 1445 Hijriah.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya penimbunan hingga tindakan dicampurnya air dengan BBM dan dijual ke masyarakat.

Baca juga: Pakai Uang Kas, MBATAC Bacan Berbagi Sembako di Panti Asuhan dan Ponpes di Halmahera Selatan

Pasalnya menurut Aditia, kejadi seperti itu sudah ditemukan di daerah Pulau Jawa.

"Tujuannya hanya untuk monitoring stok BBM, dan sebagai upaya pencegahan jangan sampai terjadi di Pulau Jawa. Di mana, BBM dicampur dengan air untuk mengambil keuntungan," ujarnya, Rabu (3/4/2024).

Kendati begitu, perwira polisi dua bunga melati ini mengaklaim belum ada masalah yang ditemukan anggotanya ketika melaksanakan monitoring stok BBM.

Dia pun menyebut stok BBM di Halmahera Selatan masih terpantau aman hingga Idul Fitri 2024.

"Dari hasil pemantauan, untuk wilayah kita masih aman," tutur Aditia seraya menegaskan pengusaha yang menimbun BBM akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved