Liga Champions
Arsenal Senasib dengan Man City, Arteta Setuju Guardiola Marah-marah: Kondisi Pemain Ga Dipikirkan
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setuju dengan protes dari bos Manchester City, Pep Guardiola.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setuju dengan protes dari bos Manchester City, Pep Guardiola.
Pep Guardiola sempat protes gara-gara jadwal yang begitu padat setelah Liga Champions langsung FA Cup dengan jarak hanya dua hari.
Sedangkan tim lain yang jadwalnya longgar justru diberi waktu lebih.
Baca juga: Kai Havertz Ditekel Kilman, Bintang Arsenal Balas Dendam Bantu Gol Trossard ke Gawang Wolves
Baca juga: Fans Chelsea Bangga Masih Jadi Mimpi Buruk Madrid, Ancelotti sampai Kepikiran: Beda dengan Man City
Baca juga: Jack Grealish Handball, Fans: Harus Penalti tapi Chelsea Dikalahkan Man City gegara Nicolas Jackson
Arsenal juga baru saja menghadapi Wolves yang mana laga terakhir skuad Gary O'Neil adalah Sabtu 13 April 2024.
"Ini bukan soal kami, Pep atau diri saya, ini soal kondisi kesehatan para pemain. Saat kalian berkompetisi di kompetisi Eropa, semua tim harusnya berkompetisi dengan cara yang sama."
"Kalian tidak bisa menghadapi tim yang tidak main selama tujuh atau tiga hari sebelumnya dan punya waktu pemulihan lebih lama."
"Terus kalian masih harus main di Liga Premier dan FA Cup, Ini tidak benar. Dilihat dari sudut pandang mana saja ini tidak benar," tegasnya via football.london.
Dalam kesempatan lain, Pep Guardiola mempertanyakan mengapa klub-klub rival di semifinal FA Cup justru mendapat jadwal longgar padahal tidak sepadat Manchester City.
Manchester City baru saja melawan Real Madrid pada Kamis 18 April 2024 WIB.
Laga itu berlangsung intens 120 menit hingga akhirnya Manchester City tersingkir dari Liga Champions melalui adu penalti.
Sedangkan laga terakhir Chelsea adalah kemenangan 6-0 melawan Everton pada Selasa 16 April 2024.
Belum lagi Manchester United yang semakin longgar jadwalnya, yakni laga terakhir adalah imbang melawan Bournemouth pada Sabtu 13 April 2024.
Serta Coventry City yang juga sama, yakni melawan Birmingham pada akhir pekan lalu.
Namun, dua klub terakhir yang punya jadwal longgar malah baru menjalani semifinal pada Minggu 21 April 2024.
"Ini tidak bisa diterima. Ini sangat-sangat tidak bisa diterima. Coventry (dan) Man United dan Chelsea tidak bermain selama seminggu ini dan mereka malah membiarkan kami main hari ini," keluhnya via BBC.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.