Pulau Taliabu
Hati-hati Penipuan, Nomor WhatsApp Palsu Atas Nama Kajari Taliabu Maluku Utara
Warga Pulau Taliabu, Maluku Utara diminta berhati-hati untuk tidak percaya WhatsApp mengatas namakan Kajari Alfred Tasik Palulungan atau Nurwinardi
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Penipuan mengatasnamakan Kejari Pulau Taliabu Maluku Utara, kian marak.
Jelang serah terima jabatan (Sertijab) Kajari Pulau Taliabu, Alfred Tasik Palulungan yang digantikan Nurwinardi.
Perihal itu disampaikan Kasi Intelijen Kejari Pulau Taliabu, Nazamudd, pada Rabu (5/6/2024).
Dikatakan, ada segelintir oknum yang dengan sengaja mengatasnamakan Kajari Pulau Taliabu.
Baca juga: Chelsea Benar-benar Jual Conor Gallagher Harga Rp 1 Triliun, Aston Villa Rebutan dengan Tottenham
Yang meminta imbalan (uang) ke sejumlah pejabat, termasuk Kepala Desa (Kades) via WhatsApp.
"Hal-hal semacam itu yang masuk ke WhatsApp anda, adalah 100 persen penipuan."
"Dan kami pastikan itu adalah oknum yang tak bertanggung jawab, itu bukan Pak Kajari, "tegasnya.
Sambungnya, pihaknya juga sudah melakukan penelusuran nomor kontak melalui aplikasi.
Dan ditemukan bahwa oknum-oknum tersebut merupakan penipu.
Dijelaskan, sempat ada salah satu Kades yang menghubungi Kejari Pulau Taliabu mengenai persoalan itu.
Beruntung, Kades tersebut langsung melakukan konfirmasi ke pihak Kejari Pulau Taliabu. Dan cara-cara begitu tidak dibenarkan.
"Untunya dia lapor ke kami (pastikan), apakah itu Pak Kajari atau bukan."
"Dan kami jawab, 100 per sen itu bukan dari Pak Kajari, itu oknum yang mau menipu, "ungkapnya.
Karena itu, pihaknya mengimbau kepada siapapun agar tidak memenuhi apa yang diinginkan oknum penipu.
Dia meminta siapa saja yang mengalami hal tersebut, dapat melaporkan ke Kejari Pulau Taliabu.
Baca juga: Kylian Mbappe ke Madrid, Atletico Incar Julian Alvarez, Dekati Bintang Man City dari Rodrigo de Paul
Bisa juga melaporkan langsung melalui kontak telepon 0811-6811-862.
"Kami imbau jangan penuhi apa yang di minta oleh oknum tersebut. Karena itu adalah penipuan."
"Sebab kami menghubungi orang melalui by surat yang dikeluarkan secara resmi, "pintanya. (*)
| Lima Anak di Taliabu Kepergok Hirup Lem Aibon, Polisi Beri Pembinaan |
|
|---|
| Musim Durian di Taliabu, Harga Murah Mulai 7 Buah Rp50 Ribu |
|
|---|
| Hujan Guyur Desa Bobong Taliabu, Akibatkan Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Air |
|
|---|
| Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Tunggal di Taliabu, Pengendara Alami Luka Lecet |
|
|---|
| Klarifikasi Kapolres Taliabu Terkait Penahanan Kapal Barang di Desa Tikong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Warga-Taliabu-diminta-waspada-penipuan-berkedok-jaksa.jpg)