Liga Inggris
Prediksi Nasib Chelsea Musim Depan, Ex The Blues Andy Townsend Ada Pandangan Ngeri: Jujur, Sulit
Mantan pemain Chelsea, Andry Townsend, membagikan prediksinya untuk nasib The Blues di musim 2024/2025.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Mantan pemain Chelsea, Andry Townsend, membagikan prediksinya untuk nasib The Blues di musim 2024/2025.
Andry Townsend mengaku kesulitan untuk memprediksi Chelsea yang selalu inkonsisten sejak Todd Boehly dan jajarannya mengambil alih.
Dari Graham Potter sampai Mauricio Pochettino, Chelsea dominan dengan penampilan inkosisten.
Baca juga: Renato Veiga Dibanggakan Chelsea gegara Arsenal Gaet Riccardo Calafiori, Kini Malah Mau Dipinjamkan
Baca juga: Kabar Gembira setelah Chelsea Dipermalukan Celtic 1-4, Enzo Maresca: Marc Guiu Ga Jadi Dipinjamkan
Meski akhirnya Mauricio Pochettino berhasil mengangkat Chelsea dari peringkat 12 klasemen ke peringkat 6.
Kini, saatnya Enzo Maresca yang menahkodai Reece James dan kawan-kawannya.
"Jujur ya, jujur saja mereka bakal sangat, sangat sulit untuk diprediksi. Maaf bukannya bagaimana, tapi saya tidak melihat mereka bisa empat besar."
"Dan saya mungkin bakal melihat mereka di luar enam besar, mungkin, di luar enam besar," prediksinya via talkSPORT.
Soal Pramusim Chelsea
Andy Townsend turut mengomentari penampilan tidak memuaskan The Blues dalam dua laga pertama pramusim.
Chelsea awalnya imbang melawan Wrexham dengan hasil 2-2, namun kemudian dipermalukan Celtic 1-4 dalam laga uji coba pramusim itu.
Andy Townsend mengaku santai melihat penampilan skuad Enzo Maresca yang buruk dalam laga persahabatan.
Menurut mantan pemain Aston Villa itu, kepanikan baru boleh terjadi jika sudah mulai laga Liga Premier dan hasilnya tetap buruk.
"Kita seharusnya tidak terlalu mempedulikan itu. Itu kan pramusim, saya pernah mengalami saat semuanya berjalan mulus, semuanya bermain bagus dan serius, para pemain baru sudah mulai adaptasi, semuanya baik."
"Lalu musim mulai dan kalian kalah tiga atau empat dari lima laga pertama. Itulah saat-saat pantas untuk panik."
"Tidak ada yang panik saat pramusim, saat panik adalah ketika timnya memulai (Liga Premier) dengan buruk dan mereka seperti tidak tahu apa yang mereka lakukan," ujarnya kepada talkSPORT.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.