Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kunci Jawaban

Pembahasan Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 32 Kurikulum Merdeka

Dalam buku tersebut, terdapat tabel 2.2 analisis struktur anekdot. Siswa diminta mengisi tabel tersebut.

|
Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado
Pembahasan soal dan kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 32 Kurikulum Merdeka. 

TRIBUNTERNATE.COM - Soal Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 32 Kurikulum Merdeka Bab 2 Mengungkapkan Kritik lewat Senyuma dibahas dalam artikel ini.

Dalam buku tersebut, terdapat tabel 2.2 analisis struktur anekdot.

Siswa diminta mengisi tabel tersebut.

Ada kunci jawaban dalam artikel ini yang bisa digunakan siswa sebagai bahan belajar.

Namun, siswa harus lebih dulu mengerjakan soal tersebut secara mandiri.

Kunci jawaban hanya boleh dilihat usai mengerjakan soal.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 32 Kurikulum Merdeka

Baca juga: Fans Arsenal Merasa Adil Kehilangan Martin Odegaard gegara Man City Juga Kehilangan Kevin De Bruyne

Baca juga: Harta Kekayaan Asrul Rasyid Ichsan, Maju Pilgub Maluku Utara 2024 Dampingi Husain Alting Sjah

Simaklah anekdot berikut (pada buku) dan identifikasikanlah struktur teksnya menggunakan tabel di bawah ini!

Suatu anekdot dibentuk oleh orientasi, komplikasi, dan evaluasi

Pada Kegiatan 2, akan disajikan contoh orientasi, komplikasi, dan evaluasi.

Siswa diminta melengkapi isi teks dalam tabel 2.2, berisi Orientasi, Komplikasi, dan Evaluasi.

Jawaban:

- Orientasi:

Bagian anekdot berisi pengenalan kondisi atau karakter tokoh, penggambaran hal-hal terkait apa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana, dan gambaran tentang masalah yang akan dihadapi tokoh. 

Baca juga: Dirjen AHU Lantik Kakanwil Kemenkumham Maluku Utara Jadi Majelis Pengawas dan Kehormatan Notaris

Baca juga: Klasemen Sementara Liga 1 Usai Malut United Kalah dari Borneo FC

Pada saat jam istirahat, dua siswi SMA sedang asyik mengobrol di kantin.

- Komplikasi:

Pada bagian ini, berisi masalah yang dihadapi tokoh. 

Ani: Mar, aku tuh paling malas kalau ada acara keluarga.

Maria: Loh, bukannya senang bisa ketemu banyak saudara?

Lagi pula kan banyak makanan.

Ani: Ih, makanan terus. Aku itu malas ketemu mereka.

Baca juga: Jadon Sancho Langsung Dipuji Legenda Chelsea, Mikel Obi: Sudah Lama Saya Ga Lihat Pemain seperti Ini

Baca juga: Partai Ummat: Bahrain Kasuba Gagal Bertarung di Pilkada Halmahera Selatan 2020 Karena Dijegal

Maria: Kok bisa?

Ani: Soalnya, pasti ibuku akan membanding-bandingkanku dengan saudaraku. Terus, bibi-bibi atau om-omku akan komentar macam-macam.

Emangnya aku barang dagangan apa, dibanding-bandingkan dan dikomentari?

Maria: Itu kan artinya mereka perhatian, sayang sama kamu.

Ani: Sayang apanya? Kalau sayang itu didukung bukan dijatuhin.

- Evaluasi:

Pada bagian ini, berisi komentar terhadap isi atau pesan hal yang sudah diceritakan.

Baca juga: Tak Sejalan dengan Partai, Kader PAN Nasrudin Mahmud Dukung Ubaid-Anjas di Pilkada Halmahera Timur

Baca juga: Bahri Sudirman: Aspirasi Warga Desa Lukolamo Halmahera Tengah Jadi Catatan Penting

Maria: Bener juga sih. Ya udah ah, nanti kamu jangan main ke rumahku lagi ya?

Ani: Loh, kenapa?

Maria: Soalnya, ibuku suka banding-bandingin aku sama kamu. Sebel tahu!

*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa bisa menjawab sendiri, setelah itu Anda bisa menggunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved