DJPb Malut
Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara di Bawah Target, Tunas Agung: Perlu Penguatan Sumber Daya
Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara di Bawah Target, Tunas Agung: Perlu Penguatan Sumber Daya
TRIBUNTERNATE.COM,TERNATE- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku Utara, Tunas Agung Jiwa Brata, menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada tahun 2024 menghadapi sejumlah tantangan besar, Selasa (8/10/2024).
Dalam acara Diseminasi Fiskal dan Moneter yang diadakan di Ballroom Royal Ternate , Tunas Agung mengungkapkan meskipun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil turun ke angka 4,16 persen, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara masih di bawah target yang telah ditetapkan, yakni 10,7 persen dari target 11,59 persen.
Selain itu, peningkatan rasio gini dan angka kemiskinan menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.
"Pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata menjadi prioritas pemerintah daerah. Namun, upaya ini memerlukan kolaborasi dari semua sektor," ujar Tunas Agung.
Baca juga: Bukan Janji, Ini Karya Cawabup Pilkada Taliabu Malut 2024 La Utu Ahmadi saat Jabat Kadis Sosial
Ia juga menekankan, pentingnya penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur sebagai langkah kunci untuk memperbaiki situasi ini.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Tunas Agung menegaskan pendekatan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci.
Lanjutnya, strategi penguatan dari sisi fiskal dan moneter diharapkan memberikan dorongan yang lebih optimal bagi perekonomian Maluku Utara menjelang akhir tahun.
Baca juga: Sejumlah Pemilih Potensial Pilkada 2024 di Morotai Tak Punya E-KTP, Dukcapil Layangkan Surat ke Desa
Selain itu, optimalisasi belanja infrastruktur, terutama di bidang konektivitas, pendidikan, dan kesehatan, menjadi fokus utama dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan mengurangi kesenjangan.
"Diharapkan dengan sinergi lintas sektor dan upaya penguatan sumber daya, target pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada tahun 2024 dapat tercapai, sekaligus mengurangi dampak dari berbagai tantangan ekonomi yang ada," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.