Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Tengah

Kelompok Nelayan Kecamatan Patani Terbentuk, Ini Harapan Plt Kepala Dinas Perikanan

Kelompok dan kelembagaan nelayan Desa Kipai, Kecamatan Patani, Halmahera Tengah, Maluku Utara dibentuk

Penulis: Faisal Didi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Faisal Didi
Foto bersama Plt. Kepala Dinas Perikanan Abdurrahim Yau beri bersama dengan kelompok nelayan di Kecamatan Patani, Sabtu (19/10/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, WEDA - Kelompok dan kelembagaan nelayan Desa Kipai, Kecamatan Patani, Halmahera Tengah, Maluku Utara dibentuk, Sabtu (19/10/2024).

Kelompok nelayan dibentuk di Gedung Serbaguna Desa Kipai.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Kelautan Halmahera Tengah, Abdurrahim Yau, mengatakan potensi perikanan tangkap di wilayah Halmahera Tengah sangat berlimpah. Namun pemanfaatannya masih dalam kategori skala kecil.

Baca juga: BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Proyek di Dinas Pendidikan Morotai Maluku Utara Tahun LKPD 2021

"Pengembangan usaha perikanan tangkap tidak hanya berorientasi pada skala usaha kecil, namun harus berorientasi pada skala usaha besar atau menengah," katanya.

Abdurrahim Yau juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menggandeng nelayan dengan memberikan sentuhan agar meningkatkan kemampuan dan kemandirian dalam mengelola usaha perikanan.

"Unit usaha perikanan tangkap skala kecil, masih mendominasi struktur usaha perikanan tangkap nasional dan unit ini sebagian besar bersifat individu yaitu berbasis pada rumah  tangga perikanan," ujarnya.

Ia juga menjelaskan ada beberapa ciri unit usaha perikanan tangkap skala kecil, misalnya masih banyak keterbatasan kemampuan nelayan dalam mengakses sumberdaya ikan

Kurangnya akses terhadap modal usaha, kurangnya penguasaan teknologi penangkapan ikan yang efisien, kurangnya informasi tentang dinamika harga dan pasar hasil tangkapan ikan dan lain‐lain.

 "Seluruh keterbatasan ini mengakibatkan rendahnya tingkat  pendapatan dan kesejahteraan nelayan," jelasnya.

Pembinaan pelaku utama dan pelaku usaha dibidang perikanan, harus melalui pendekatan kelompok dengan tujuan berdaya dan berhasil guna, maka diperlukan adanya satu gerak, satu bahasa, dan satu pengertian dalam pelaksanaan penyelenggaraan penyuluhan perikanan.

"Disamping itu ada juga program bantuan yang digulirkan pemerintah, semuanya harus melalui kelompok yang memiliki badan hukum," terangnya.

Baca juga: Deretan 5 Tempat Cuci Kendaraan yang Bersih dan Murah di Kecamatan Weda Halmahera Tengah Malut

Seraya mengingatkan kepada nelayan harus manfaatkan kegiatan ini sebagai momentum menghadapi perubahan dan tantangan di sektor perikanan. 

"Mari kita jalin kerjasama antara nelayan, pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk mencapai tujuan bersama," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved