Liga Inggris
Lihat Enzo Fernandez Jadi Anak Tiri gegara Lavia, Inter Milan dan Barcelona Incar Bintang Chelsea
Sejak gelandang Chelsea, Romeo Lavia, pulih dari cedera, sang pelatih, Enzo Maresca, memang sering menjadikannya starter.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Sejumlah fans Chelsea tidak terima kala sang gelandang, Moises Caicedo, disamakan dengan winger Manchester United, Antony.
Bagi para fans Chelsea, Moises Caicedo memang sempat kesulitan bersama The Blues namun tidak sampai pada level seperti Antony.
Diketahui, keduanya disama-samakan gara-gara dibeli dengan harga mahal namun dianggap minim kontribusi di skuad.
Antony ditebus seharga Rp 1,62 triliun, menjadi rekrutan termahal Erik ten Hag bersama Manchester United.
Sedangkan Moises Caicedo dibeli Chelsea Rp 2,2 triliun setelah sempat menjadi rebutan dengan Liverpool.
Pemain Brasil itu dirumorkan bakal dijual Manchester United musim ini gara-gara hanya mencatatkan sembilan gol dari 70 pertandingan.
Lain halnya dengan Moises Caicedo, yang mana musim ini ada perkembangan pesat sejak kedatangan Enzo Maresca.
Koresponden Mirror Football, David Anderson, menganggap Enzo Maresca seperti menyelamatkan karier bintang Ekuador tersebut.
"Musim lalu, Caicedo berada di daftar bersama Antony sebagai pemain Liga Premier yang paling bikin buang-buang uang karena dia gagal tampil sepadan dengan harga 115 juta poundsterling dari Brighton.
"Sedangkan musim ini dia diuntungkan oleh kedatangan Maresca dan bos The Blues punya keyakinan besar pada pemain asal Amerika Selatan ini."
"Maresca ingin dia sebagai jangkar lini tengah Chelsea dan menyediakan platform untuk Cole Palmer, Noni Madueke, dan Pedro Neto untuk maju dan bermain," paparnya.
Menanggapi komentar David Anderson, sejumlah fans Chelsea protes pemainnya disamakan dengan Antony.
@jame**: Memang, kami semua lihat dia kesulitan musim lalu, tapi yang benar saja, tidak ada kesusahan dia yang selevel dengan Antony
@peak**: Para pundit ini tidak ada yang menonton Caicedo musim lalu dan cuma asal mengambil kesimpulan
@ben2**: David Anderson jelas tidak nonton laga Chelsea
@_jlg**: Kenapa menyuarakan komentar yang tidak masuk akal ini? Caicedo itu luar biasa mungkin sejak Februari musim lalu, tapi dia hanya main di posisi dan konfigurasi yang tidak menguntungkan dia sama sekali
Karier Cole Palmer Bisa Hancur
Keputusan wasit Rob Jones memberi kartu kuning kepada bek Manchester United, Lisandro Martinez, yang menekel gelandang Chelsea, Cole Palmer, menjadi kontroversi.
Bahkan, mantan wasit Liga Premier, Keith Hackett, sampai angkat bicara gara-gara menganggap keputusan Rob Jones itu salah.
Bagi Keith Hackett, aksi Lisandro Martinez terhadap Cole Palmer itu bisa berakibat fatal.
"Area pendaratan sepatu berada di lutut Palmer dan jelas sekali hal itu membahayakan keselamatan pemain."
"Wasit Rob Jones berada dalam posisi yang strategis untuk melihat insiden tersebut tapi memutuskan memberi kartu kuning."
"Mungkin dia menyimpulkan bahwa tidak ada kekuatan yang cukup kuat dari Martinez untuk bisa diberi ganjaran yang lebih berat," tuturnya via TeleFootball.
Keith Hackett berpendapat, Rob Jones harusnya meninjau lagi peristiwa itu dan bersikap tegas.
"Bagi saya, itu adalah kesalahan yang jelas dan nyata, dan VAR seharusnya meminta wasit untuk meninjau insiden tersebut di monitor di sisi lapangan."
"Kami telah melihat banyak kartu kuning musim ini, tetapi hukum yang ada, yang dibuat untuk melindungi pemain dengan mengeluarkan kartu merah, harus ditegakkan jika diperlukan," tegasnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.