Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Penganiayaan

Berikut Kronologi Dugaan Penganiayaan Politisi PDIP Taliabu Ridwan Soamole

Politisi PDI-P Pulau Taliabu, Ridwan Soamole melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya

Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/La Ode Havidl
INSIDEN: Politisi PDI-P Pulau Taliabu, Ridwan Soamole ceritakan kronologi dugaan penganiayaan yang dialaminya. 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Politisi PDI-P Pulau Taliabu, Ridwan Soamole melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Ridwan mengaku dirinya dicekik dan ditampar oleh seorang warga berinisial K di Pelabuhan Bobong, Rabu (20/11/2024) malam.

Ridwan menceritakan, kejadian berawal ketika dirinya dan istri sedang mengantar mertuanya di kapal tujuan Kepulauan Sula.

Baca juga: Tampil Perdana Malut United Ungguli 3-0 Persis Solo, Diego Maximo Cetak Brace, Sayuri Dobel Assist

Saat itu, K memanggilnya dan mempertanyakan soal isi orasi waktu di Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara.

Ridwan pun bertanya balik soal materi politik mana yang K maksudkan, tetapi K diduga langsung menampar dan mencekik leher kirinya.

"Yang saya tidak terima itu, dia beradu mulut dengan istri saya. Urusannya apa dengan istri saya, itu yang saya tersinggung mengapa mau balik ke istri saya," imbuhnya, Kamis (21/11/2024).

Lanjutnya, pada saat kejadian itu, K sempat mengajaknya untuk berkelahi dengan rencana bertemu di kediaman tempat salah satu calon Bupati tinggal di Ibukota Bobong.

"Saya tidak ada sangkut paut dengan paslon manapun, ada isu saya jemput dia dengan senjata tajam dan membawa kelompok itu tidak benar. Saya datang tadi malam dengan ponakan saya ada saksi atas kejadian ini," terangnya.

Baca juga: Laga Perdana Malut United vs Persis Solo di Ternate, Ribuan Penonton Padati Gelora Kie Raha

Ridwan mengaku telah melaporkan kejadian ini ke Polres Pulau Taliabu sekira pukul 01.30 WIT Kamis (21/11/2024) dini hari dan telah diperiksa hingga pukul 04.00 WIT.

"Semalam saya sudah visum dokter di RSUD. Kemudian saya melaporkan kejadian ini ke Polres Pulau Taliabu," ungkapnya.

"Saya masih menunggu panggilan lanjutan dari polisi. Dan masalah ini saya percayakan sepenuhnya ke Polres Pulau Taliabu untuk tindaklanjut seusia aturan yang berlaku," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved