Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Kuras APBD Halmahera Selatan Rp17 Miliar, Proyek Jalan Kaputusang-Indari Terkendala Lahan

Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, Maluku Utara, M. Idham Pora, mengatakan ada masalah pembebasan lahan dalam proyek pembukaan jalan

Istimewa
PROYEK - Tampak alat berat melakukan pembukaan jalan di ruas Kaputusang-Indari, Halmahera Selatan, Maluku Utara beberapa waktu lalu, Selasa (14/4/2026). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, Maluku Utara, M. Idham Pora, mengatakan ada masalah pembebasan lahan dalam proyek pembukaan jalan pada ruas Kaputusang-Indari.

Menurut dia, lahan tersebut sementara ini dipersoalkan pemiliknya karena belum dibayar. Panjang lahan sekitar 200 meter lebih, dan lebar sekitar 6 meter.

"Jadi ini sementara kita koordinasi di BPKAD apakah tahun ini ada anggaran pembebasan lahan atau tidak. Kalau ada, kita minta untuk dibayar agar terselesaikan," ujar Idham di ruangan kerjanya, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Pengajuan Dokumen Tender Proyek Pemkab Halmahera Selatan Masih Minim

Idham mengungkapkan bahwa anggaran proyek tersebut sebanyak Rp17 miliar bersumber dari APBD 2025. Sementara pembukaan jalan, sepanjang 14 kilo meter.

"Jadi ada perbaikan geometrik juga. Kenudian badan jalan langsung disirtu. Panjangnya 14 kilo meter, kalau anggaran Rp17 miliar," terangnya.

Idham mengaku, warga yang lahannya belum dibayar pernah melayangkan protes dengan cara berunjuk rasa.

Ia pun memastikan proses pembayaran segera dilakukan.

"Ini karena efisiensi jadi memang terbatas. Jadi tinggal dari BPKAD, kalau memang ada itu anggaran pembebasan lahan, maka kita ajukan permintaan untuk dibayar," tuturnya.

Idham juga menyebut ruas jalan Kaputusang-Indari terdapat beberapa jalur sungai sehingga harus dibangun jembatan.

Baca juga: Daftar 7 Laga Sisa Persebaya Surabaya di Super League, Arema FC dan Persis Solo Menanti

Namun nilai anggaran pembangunan jembatan, lebih besar dari pembukaan jalan. Karena itu, pembangunan akan dilakukan bertahap.

Pemkab Halmahera Selatan memilih pembukaan jalan didahulukan agar bisa diakses masyarakat di sekitar Kecamatan Bacan dan Bacan Barat.

"Satu jembatan saja bisa Rp50 miliar. Nah di ruas jalan Kaputusang-Indari, ada sungai yang lebarnya 30 meter lebih. Sisanya itu sungai-sungai kecil," tandas Idham. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved